Proses Pemulangan Lancar, Keluarga TKW Sri Erni Masih Merasa Ada Ganjalan

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Jenazah Sri Erni, Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri, akhirnya tiba di rumah keluarganya setelah 40 hari sejak meninggal dunia. Keluarga menyampaikan rasa syukur karena proses pemulangan jenazah berjalan lancar, tetapi mengaku masih ada ganjalan karena pihak majikan tidak menyerahkan telepon genggam milik almarhumah.

“Kami bersyukur jenazah bisa dipulangkan dengan bantuan dari Kementerian Luar Negeri, BP2MI, dan Baznas. Semuanya berjalan lancar,” ujar Bambang, keponakan almarhumah, saat ditemui di rumah duka. Ia menjelaskan bahwa jenazah tiba di rumah pada pukul 03.46 WIB, setelah menempuh perjalanan dari bandara sejak pukul 12.30 WIB.

Meskipun proses pemulangan berjalan lancar, keluarga mengungkapkan ketidakpuasan karena majikan Sri Erni tidak menyerahkan ponsel almarhumah. Pihak keluarga berharap agar barang pribadi tersebut bisa dikembalikan karena dianggap penting untuk mengetahui kondisi terakhir Sri Erni.

Dan kami sebagai keluarga merasa semakin curiga dengan majikan almarhumah yang tidak mengembalikan telepon genggam milik Sri Erni. Bambang, keponakan almarhumah, menyatakan bahwa ponsel tersebut merupakan hasil jerih payah Sri Erni selama bekerja, yang didapatkan dengan potongan gaji beberapa bulan.

“HP itu dibeli Sri dari hasil jerih payahnya dengan potongan gaji berbulan-bulan. Ketika majikan tidak menyerahkannya, kami jadi semakin curiga dengan kondisi almarhumah di sana,” ujar Bambang dengan nada kecewa.

Menurut Riansyah Manalu, perwakilan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), jenazah Sri Erni tiba di bandara sekitar pukul 10.00 malam. “Proses pengurusan kargo jenazah telah dibayarkan oleh pemerintah, dan kami dibantu oleh tim dari Banten,” ungkap Riansyah. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya ingin mengantisipasi kemungkinan adanya oknum yang mengatasnamakan pemerintah terkait biaya kargo jenazah.

“Kami turut berduka cita kepada keluarga almarhumah Sri Erni atas kepergiannya,” tambah Riansyah.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dilakukan otopsi, Bambang menyatakan bahwa hal tersebut masih dipertimbangkan. Namun, untuk proses selanjutnya, pihak keluarga menyerahkannya kepada suami almarhumah.

Jenazah Sri Erni akan disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *