Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Pesisir Muara Cikaso, Polisi Lakukan Penyelidikan

banner 468x60

WH.Sukabumi – Penemuan jasad bayi laki-laki di Pesisir Pantai Muara Cikaso, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, membuat geger warga setempat pada Rabu (20/11/2024). Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tragis dengan tali pusar yang masih terburai.

Kapolsek Tegalbuleud, Iptu Azhar Sunandar, menjelaskan kondisi bayi saat ditemukan. “Bayi itu ditemukan dalam posisi telentang, lidah menjulur keluar, dan tubuhnya membiru akibat hipotermia. Berdasarkan analisa medis, bayi diduga dilahirkan dalam usia kehamilan cukup bulan,” ujarnya saat ditemui pada rabu (20/11/2024).

Bayi tersebut memiliki berat sekitar 2,5–3 kilogram, panjang tubuh 45–50 cm, lingkar kepala 32 cm, dan lingkar dada 30 cm.

Penemuan bermula ketika Endang (35), warga Kampung Margahayu, RT06/03, Desa Buniasih, sedang mencari kayu bakar di sekitar Pesisir Muara Cikaso. Awalnya, Endang mengira benda tersebut adalah boneka, namun setelah diperhatikan lebih dekat, ia terkejut mengetahui itu adalah jasad bayi.

Endang kemudian memberitahukan penemuannya kepada Hendi (44), yang sedang menjala ikan di lokasi yang sama. Merasa takut dan penasaran, keduanya memastikan kembali benda tersebut sebelum melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Tegalbuleud.

“Anggota kami langsung bergerak ke lokasi kejadian sekitar pukul 01.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad bayi ke Mapolsek Tegalbuleud menggunakan kendaraan patroli,” jelas Iptu Azhar.

Pada pukul 10.15 WIB, jasad bayi dikirim ke RSUD R. Syamsudin, Bunut, Kota Sukabumi, untuk dilakukan autopsi. “Kami bekerja sama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Tegalbuleud untuk mengantar jasad bayi menggunakan ambulans,” tambahnya.

Saat ini, Polsek Tegalbuleud tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Polisi sedang mengumpulkan informasi terkait ibu hamil di wilayah tersebut.

“Kami meminta bantuan warga untuk memberikan informasi apapun yang mungkin dapat membantu penyelidikan,” tutup Iptu Azhar. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *