Komisi IV DPRD dan Disbudpora Bahas RAPBD 2025, Anggaran Prioritas Disorot

banner 468x60

WH.Sukabumi – Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat kerja bersama Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) serta Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025. Pertemuan berlangsung di Kantor DKUKM dengan melibatkan perwakilan dari instansi terkait, Jumat (1/11/2024).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan bahwa pembahasan RAPBD 2025 masih berada pada tahap awal dan bersifat dinamis.
“Anggaran sementara bersifat fluktuatif, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan postur APBD yang disampaikan oleh TAPD. Tahapan selanjutnya adalah tindak lanjut antara komisi dengan Badan Anggaran, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pembahasan Banggar bersama TAPD,” ujar Ferry.

Ia juga mengungkapkan adanya masukan dari mitra komisi mengenai prioritas kegiatan yang akan menjadi fokus pembahasan anggaran mendatang.
“Namun, semua tetap akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah,” tambahnya.

Salah satu fokus dalam rapat ini adalah pengajuan tambahan anggaran oleh Disbudpora untuk mendukung program prioritas. Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyusun rencana kerja anggaran secara matang dan terus berkoordinasi dengan Komisi IV.
“Kami akan bersinergi untuk mengidentifikasi kegiatan prioritas agar perencanaan Disbudpora berjalan baik. Kami juga menyampaikan capaian prestasi, termasuk perolehan 12 medali emas di PON,” kata Yudi.

Menurut Ferry, pengajuan anggaran Disbudpora akan dipertimbangkan dengan tetap memperhitungkan keterbatasan anggaran daerah.
“Kami akan mengajukan sesuai target, meskipun keterbatasan anggaran masih harus diperhitungkan. Pembahasan detail akan dilakukan dalam tahap evaluasi anggaran selanjutnya,”

Rapat ini diharapkan mampu menghasilkan rancangan anggaran yang tepat sasaran untuk mendukung perkembangan kebudayaan, pemuda, olahraga, dan pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci untuk memastikan program-program prioritas dapat terlaksana dengan baik,” tutup Yudi. (Nanan)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *