WH.Sukabumi – Sebanyak 67 penghuni sebuah panti di Desa Jayanti mengikuti proses pemilu serentak, baik melalui Tempat Pemungutan Suara (TPS) umum maupun pencoblosan langsung di panti. Ketua KPPS 14 Desa Jayanti, Sunardi, memastikan seluruh proses berlangsung kondusif dan sesuai prosedur.

“Alhamdulillah, proses pencoblosan berjalan kondusif tanpa kendala berarti. Semua penghuni yang datang ke TPS didampingi oleh pendamping dari panti, disaksikan Panwaslu dan saksi-saksi. Untuk yang tidak bisa datang ke TPS, pencoblosan dilakukan di panti dengan tetap menjaga kerahasiaan pilihan mereka,” kata Sunardi saat ditemui di lokasi, Selasa (27/11).
Sunardi menjelaskan, dari 67 penghuni panti, 35 orang mencoblos di TPS, sementara 9 lainnya melaksanakan pencoblosan di panti karena kondisi kesehatan. “Yang datang ke TPS ini sudah stabil kondisinya. Untuk yang di panti, kami membawa surat suara sesuai jumlah yang ada, dan pencoblosan dilakukan sesuai prosedur,” tambahnya.
Ketua LKS, Leni Nuramini, juga menyebutkan bahwa penghuni panti memiliki hak pilih yang sama seperti warga lainnya. “Setiap ada pilkada atau pilpres, mereka tetap berhak memilih. Pilihan mereka rahasia, itu sesuai identitas kependudukan masing-masing,” ujar Leni.
Proses pencoblosan di panti dibagi ke enam TPS, sesuai pembagian petugas KPPS. Menurut Leni, sebagian penghuni yang belum mencoblos akan dilayani oleh petugas di panti. “Kami memastikan bahwa semua penghuni yang kondisinya memungkinkan tetap dapat menggunakan hak pilihnya,” jelasnya. (Nanan apon)
editor : Ida











