Pj Gubernur Jabar Tinjau Bencana Sukabumi

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Mahmudin, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/12). Kunjungan ini turut didampingi oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, untuk meninjau langsung pelayanan kesehatan dan membahas penanganan dampak bencana di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, Bey Mahmudin menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan fokus pada langkah-langkah penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi, termasuk di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, yang terdampak longsor.

“Yang pertama tadi kami fokus pada evakuasi warga dan juga membuka akses ke daerah-daerah yang terdampak longsor, termasuk perbaikan jalan yang terputus. Selain itu, logistik juga telah dikirimkan ke daerah-daerah yang terisolasi,” ujar Bey Mahmudin.

Saat meninjau Puskesmas Palabuhanratu, ia memastikan bahwa pelayanan kesehatan tetap berjalan meskipun sempat terdampak bencana. “Untuk puskesmas tadi, pelayanannya sudah dipindahkan sementara ke Sekretariat Bersama (Sekber),” jelasnya.

“Banjir bandang melanda Kecamatan Palabuhanratu, dengan dampak terparah dirasakan di Puskesmas Palabuhanratu. Kepala Puskesmas Palabuhanratu, Ade Kartini Tresnawati, mengungkapkan sejumlah fasilitas di puskesmas mengalami kerusakan akibat banjir.

“Untuk fasilitas di puskesmas ada yang rusak, tapi kami belum bisa memastikan seberapa parah kerusakannya. Saat ini baru terlihat beberapa meubel seperti kursi dan meja yang terendam,” ujarnya, Kamis (5/12/2024).

Ade menjelaskan, pihaknya masih mengkhawatirkan kerusakan pada unit alat medis lainnya yang kemungkinan terendam air. “Kami belum berani mengoperasikan alat-alat medis seperti dental unit untuk pemeriksaan gigi dan sakson untuk bersalin karena takut masih basah. Dokternya juga belum bisa memastikan apakah alat-alat itu rusak atau tidak,” tambahnya.

Selain itu, empat kendaraan operasional puskesmas, termasuk ambulans dan kendaraan Pusling (Puskesmas Keliling), ikut terendam. “Kami masih menunggu bantuan untuk menderek kendaraan ini. Untuk kerugiannya, saat ini masih kami inventarisir,” jelasnya.

Meski begitu, pelayanan kesehatan tetap berjalan. Sesuai instruksi Camat Palabuhanratu, layanan dialihkan sementara ke Gedung Sekretariat Bersama. “Pelayanan di gedung utama belum bisa dilakukan karena masih dalam proses pembersihan, tapi mulai hari ini kami sudah memberikan pelayanan di lokasi pengganti,” kata Ade.

Banjir yang melanda wilayah ini diduga terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi, sehingga mengakibatkan aliran air meluap dan merendam sejumlah fasilitas publik. Kepala Puskesmas berharap proses pemulihan segera dilakukan agar pelayanan kesehatan kembali normal.

Terkait infrastruktur, Bey Mahmudin juga menyoroti jalan provinsi yang amblas akibat longsor. Ia menyebut bahwa proses pembersihan material longsor sedang dilakukan, namun untuk perbaikan jalan yang terputus memerlukan waktu.

“Untuk longsor, materialnya sedang dibersihkan, tetapi untuk jalan yang terputus butuh waktu perbaikan sekitar satu setengah bulan,” katanya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *