WH.SUKABUMI– Akses menuju Pantai Palangpang di kawasan Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGG) masih penuh hambatan. Jalur dari arah Loji tak hanya menyuguhkan pemandangan indah, tetapi juga kondisi jalan yang rusak parah akibat longsor.

Dalam pantauan wartawan, perjalanan menggunakan sepeda motor di jalur Loji-Palangpang dipenuhi sisa material longsor. Batu dan tanah berserakan di beberapa titik, sementara lumpur tebal membuat kendaraan harus melaju perlahan. Meski sebagian ruas sudah dibuka, bekas bencana masih terasa di sepanjang jalur.
Alat berat terus bekerja membersihkan material longsor, meskipun proses pemulihan masih jauh dari selesai. Spanduk penutupan jalan dari Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat terlihat di sejumlah titik, memperingatkan pengendara akan risiko yang mengintai.
“Pelan-pelan, Kang, jalannya masih licin,” ujar seorang petugas Dinas Pekerjaan Umum kepada pengendara, Selasa (10/12/2024).
Jembatan Cihaur Ambruk, Pengendara Nekat Melintas di Jembatan Kayu
Perjalanan menuju Pantai Palangpang terhenti total di Jembatan Cihaur, Desa Sangrawayang. Jembatan ini ambruk akibat derasnya arus sungai pekan lalu, membuat jalur tersebut tak dapat dilalui kendaraan.
Beberapa pengendara motor terlihat memaksa melintas menggunakan jembatan darurat dari kayu yang dibangun seadanya. Namun, kondisi ujung jembatan yang berlubang besar dan landasan aspal yang miring membuat perjalanan sangat berisiko.
“Jembatan ini hanya sementara, jadi pengendara harus ekstra hati-hati,” ujar seorang warga yang membantu memandu pengendara di lokasi.
Situasi di sekitar jembatan cukup sibuk, dengan aktivitas perbaikan yang terus dikebut. Besi-besi besar terlihat diturunkan dari truk untuk pembangunan jembatan sementara. Namun, tidak ada pihak Dinas PU yang dapat memberikan keterangan resmi terkait target perbaikan.
“Jangan ke saya, nanti ada yang bertugas, tapi saat ini sedang tidak di tempat,” ujar seorang pegawai berseragam Dinas PU yang ditemui di lokasi. (Nanan apon)
editor : Ida











