WH.Sukabumi – Pergerakan tanah dan longsor melanda Kampung Lembur Pasir, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (22/12/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur Sukabumi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu longsor ini. Akibatnya, hektaran lahan sawah dan kebun warga tertimbun material longsor.
Kepala P2BK Kecamatan Pabuaran melaporkan bahwa material longsor berasal dari bukit yang runtuh. “Hujan lebat yang terus mengguyur daerah ini membuat tanah menjadi labil, sehingga memicu longsor. Longsor ini menyebabkan kerusakan parah pada lahan pertanian warga. Jarak longsoran ke permukiman hanya sekitar 30 meter. Saat ini, kami masih mendata dampak kerusakan secara keseluruhan,” ungkapnya.
“Hasil sementara belum ada laporan korban jiwa. Tim gabungan dari P2BK, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP terus melakukan pendataan di lokasi kejadian. Mereka juga menghimbau warga untuk tetap waspada karena curah hujan tinggi masih berpotensi memicu longsor susulan.
Salah satu warga, Jajang (45), mengungkapkan kekhawatirannya. “Kami sangat cemas karena longsor ini sudah sangat dekat dengan permukiman. Hujan terus turun setiap hari, dan tanah di sekitar sini jadi semakin labil. Kami berharap ada solusi segera dari pihak terkait,” ujarnya.
Cuaca di lokasi kejadian saat ini dilaporkan cerah, namun material longsoran masih bergerak. BPBD Kabupaten Sukabumi menyebutkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah kajian tanah untuk memastikan keselamatan warga sekitar.
“Langkah darurat seperti pemantauan terus dilakukan. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi bencana susulan,” kata petugas P2BK.
Selain mendata kerusakan, petugas juga memberikan edukasi kepada warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan. “Kami mengutamakan keselamatan warga dan terus memantau kondisi hujan yang masih mengguyur daerah ini,” tutupnya. (Nanan apon)
editor : Ida











