WH.BOGOR – (02/12/2024). Camat Dramaga H.Atep S Sumaryo SH.MH.menjelaskan ke awak media warta hukum net.untuk realisasi samisade kita masih menunggu laporan akhir 100 Persen pak,dan mudah-mudahan di laporan akhir 100 Persen sesuai dengan apa yang ada di perencanaan awal.

Perencanaan awal membangunnya di titik A,pelaksanaanya di titik A, selesainya sekian hari kalender bisa di selesaikan sesuai dengan harapan masyarakat dan harapannya semua proyek yang di ajukan melalui kegiatan samisade ini bisa langsung di rasakan oleh masyarakat, banyak jalan lingkungan yang sudah di hotmix ada yang pake cor beton dan juga ada beberapa saluran irigasi kecil yang tadinya tidak ada TPT sekarang rame-rame pake TPT dengan harapan bisa meminimalisir luapan air sehingga air itu tidak meluap dan tidak banjir karena rata-rata TPTnya dari eksisting di lapangan hampir rata dengan tanah sekarang di tambah pareatif ada yang 1 meter ada yang 1 meter setengah ya ini memberikan harapan baru, ketenangan baru bagi masyarakat yang bisa terkena banjir, mudah-mudahan dengan di bangunnya TPT ini semuanya bisa terhindar dari bencana, begitu juga ada beberapa yang jalan lingkungannya dulunya masih becek sekarang sudah di hotmix ini mudah-mudahan bisa meningkatkan perekonomian warga pelayanan untuk percepatan kesehatan warga kalau jalannya becek naek motor Jugakan takut tapi kalau jalanya bagus bawa yang mau ke dokter mau ke puskesmas juga bisa lebih lancar.”ucapnya.
Saya berharap, mudah- mudahan program samisade di tahun 2025 masih bisa di pertahankan dan kalau bisa di naikan karena ini banyak dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

begitu juga di kegiatan di masyarakat agar perencanaannya betul-betul berdasarkan dari hasil musdes dari mulai tingkat RT, tingkat RW dusun sampai di musdeskan tingkat desa ,saya berharap pak kalau misalkan program samisade ini insprastrukturnya sudah mendekati rampung mudah-mudahan bisa di alihkan kepada peningkatan sumber daya manusia jadi peningkatan kapasitas untuk kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan mudah -mudahan bisa di laksanakan melalui proyek samisade contoh kecilkan sekarang stanting, penyakit menular nah ini sosialisasi untuk peningkatan sumber daya manusia yang paling harus di kedepankan karena dengan pahamnya masyarakat tentang penyakit menular pahamnya masyarakat tentang kekurangan gizi gejala-gejalanya seperti apa ini dapat mewujudkan cita-cita pemerintah untuk tidak ada stanting di kabupaten Bogor dan juga pemberantasan penyakit menular dan apabila di mungkinkan bisa di buatkan untuk PLK karena bisa mengurangi pengangguran yang pengangguran inikan bisa memicu terjadinya miskin ektrim masyarakat. nah mudah-mudahan program samisade kedepan kalau infrastrukturnya memang sudah hampir rampung apabila regulasinya memungkinkan bisa di alihkan untuk peningkatan sumber daya manusia,yang pertama untuk pemerintah kabupaten saya berterima kasih karena dengan peluncuran apbd untuk samisade di kabupaten Bogor ini sangat bermanfaat bagi pembuatan pembangunan, bagi kepala desa terus cari inovasi untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat,contoh kecil ya sekarang kasat mata kita melihat jalan lingkungan bagus hampir rampung tapi mungkin ada tanah-tanah kosong yang bisa di pergunakan untuk membangun jalan tembus sehingga ini ada perencanaan dari awal ya contohnya di Purwasari,mereka yang tadinya tidak masuk motor sekarang masuk mobil dengan proyek samisade di samping masuk mobil dan juga ada drainasenya sehingga saluran air bisa berfungsi kembali.
masyarakat nanam padinya setelah 14 tahun kering sekarang bisa di mulai lagi tanam padi,dan bedanya waktu jaman banyak air masyarakat hanya bisa nanam padi tapi ngangkutnya,mikulnya mahal sekarang sudah dobel ketika sawahnya sudah di tanamin padi lagi atau di tanamin palawija hasil taninya itu bisa langsung naik mobil dari pinggir sawah jadi lebih enak.”pungkasnya. (Rachman/Hoeriyah)
editor : Ida











