WH.SUKABUMI – Sebuah kebakaran melanda sebuah rumah non permanen di Kampung Mariuk, RT 01 RW 01, pada Jumat (10/1) sekitar pukul 17.30 WIB. Kejadian ini terjadi sesaat setelah hujan reda. Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Ibu Imas.

“Ibu Imas saat itu sedang keluar rumah mengantarkan ketupat ke anaknya. Ketika api mulai membesar, warga berteriak ‘kebakaran’ dan langsung bergotong royong memadamkan api dengan menggunakan air hujan yang masih tersisa,” ujar Ibu I,AH salah seorang warga setempat sekaligus ibu RT 01 RW 01.
Menurut Ibu I,Ah, keberadaan air hujan sangat membantu warga dalam memadamkan api. “Untungnya ada air hujan karena baru selesai hujan deras. Kalau tidak, mungkin apinya akan merembet ke rumah-rumah lain,” tambahnya.

Meski mobil pemadam kebakaran sempat dikerahkan, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga sebelum bantuan tiba. “Mobil pemadam baru datang setelah api padam. Petugas dari desa dan kecamatan juga datang setelah magrib untuk memastikan situasi terkendali,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh barang-barang milik Ibu Imas, seperti kasur, lemari plastik, perabotan, hingga pakaian, habis terbakar. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta,” ungkap Ibu I,Ah.
Bagian dapur dan rumah non permanen milik Ibu Imas kini hangus terbakar. Meski begitu, Ibu Imas dilaporkan dalam keadaan selamat, meski sempat syok atas kejadian ini.” Tutupnya. (Nanan apon)
editor : Ida











