Warga Pajampangan Keluhkan Pemadaman Listrik, DPRD Kabupaten Sukabumi Siap Tindak Lanjuti

banner 468x60

WH.Sukabumi – Pemadaman listrik yang kerap terjadi di wilayah Pajampangan, Sukabumi Selatan, kembali dikeluhkan warga. Meski tanpa hujan, petir, atau gangguan cuaca lainnya, aliran listrik sering digilir dengan alasan kekurangan pasokan daya. Hal ini memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Aab Abdulmalik, anggota Masyarakat Generasi Pajampangan Sukabumi Selatan (MGPSS), menjelaskan bahwa PLN sebenarnya telah berencana menambah pasokan daya listrik melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KVA. Namun, proyek tersebut terhambat pada dua titik, yakni T32 dan T33, yang berlokasi di lahan milik PT Chakra.

“Sebetulnya jaringan tower-towernya sudah selesai, bahkan gardu di Jampangkulon sudah siap. Tapi, pembangunan terhenti di dua titik karena tidak diizinkan menggunakan lahan PT Chakra,” ujar Aab, selasa (21/1/2025).

Warga Pajampangan kemudian menyampaikan aspirasi mereka melalui audiensi dengan Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi. Hasilnya, DPRD berkomitmen membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

“Alhamdulillah, Komisi II dan III sepakat mendukung penuh perjuangan masyarakat Pajampangan. Mereka akan segera memanggil pihak terkait, termasuk PLN dan PT Chakra, untuk mencari solusi,” kata Aab.

Hal senada diungkapkan oleh Junajah Jajah Nurdiansyah, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi III. Ia menegaskan bahwa listrik adalah kebutuhan mendesak masyarakat.

“Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama warga Pajampangan. Kami akan memanggil pihak PLN dan perusahaan terkait agar masalah di dua titik tersebut segera diselesaikan,” ungkap Junajah.

Menurutnya, hambatan pada tower T32 dan T33 sudah terlalu lama mengganggu penyelesaian proyek. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan pasokan listrik ke wilayah Pajampangan dapat berjalan lancar,” tambahnya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *