WH.Sukabumi – Sebanyak 580 pesilat dari berbagai jenjang pendidikan dan perguruan pencak silat di Kabupaten Sukabumi ambil bagian dalam Festival Pencak Silat Kapolres Sukabumi Cup 2025. Acara ini digelar di GOR Tinju Venue, Palabuhanratu, Jumat (31/1), dengan tujuan melestarikan seni bela diri pencak silat sekaligus menanamkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.

” Bupati Sukabumi, Drs. H. Marwan Hamami, MM., menegaskan pentingnya menjaga pencak silat sebagai identitas bangsa.
“Festival ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk nyata pelestarian seni bela diri warisan leluhur. Jangan sampai budaya kita diakui bangsa lain karena kita lalai menjaganya,” ujar Marwan Hamami.
Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat, Phinera Wijaya, juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Polres Sukabumi dalam menyelenggarakan festival ini.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk lebih mengenal pencak silat. Selain mengasah keterampilan, mereka juga belajar nilai-nilai luhur yang terkandung dalam seni bela diri ini,” katanya.
Di tempat yang sama Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si.,
menambahkan bahwa festival ini lebih dari sekadar pertandingan.
“Pencak silat bukan hanya tentang teknik bertarung, tapi juga membangun persaudaraan dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Kami berharap ajang ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan,” tuturnya. (Nanan apon)
editor : Ida











