WH.Sukabumi – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur ekstrem Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (3/2/2025) pagi. Sebuah minibus Isuzu Elf dengan nomor polisi F 7018 W yang mengangkut 12 penumpang terguling saat melintasi tikungan tajam di jalan alternatif Cibadak-Palabuhanratu. Akibat kejadian ini, belasan penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.

Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. “Kami bersama pemerintah daerah dan rekan-rekan TNI segera menuju lokasi untuk mengamankan TKP serta mengumpulkan bukti-bukti tambahan,” ujarnya
Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat minibus yang dikemudikan Nurdin (41), warga Cianjur, melaju dari arah Cibadak menuju Palabuhanratu. Saat melewati jalan menurun dan menikung tajam di Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, kendaraan tersebut diduga mengalami hilang kendali akibat kurangnya konsentrasi pengemudi. Elf tersebut kemudian terguling ke sisi kanan jalan.
“Kondisi jalan di lokasi cukup baik dengan permukaan hotmix, cuaca cerah, serta arus lalu lintas ramai lancar. Namun, medan Cikidang memang terkenal ekstrem dengan banyak tikungan tajam,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun satu orang mengalami luka berat dan sembilan lainnya luka ringan. Pengemudi Elf, Nurdin, mengalami dislokasi bahu kanan serta luka sobek di tangan dan wajah.
Salah satu penumpang, Endah Lesarini (60), mengalami luka berat dengan putusnya lengan kanan serta luka sobek di kepala dan wajah. Sementara penumpang lainnya, termasuk beberapa dosen asal Cianjur, mengalami luka ringan seperti sobek di kepala, memar, dan dislokasi bahu.
Mengingat medan ekstrem di jalur Cikidang, pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati. “Kami mengingatkan pengguna jalan agar selalu mempersiapkan kondisi fisik maupun kendaraan sebelum berangkat, terutama saat melintasi jalur Cikidang yang terkenal berbahaya,” tutup Ipda Yanuar. (Nanan apon)
editor : Ida











