WH.Sukabumi – Tragedi kecelakaan maut antara truk Fuso dan Isuzu Panther di Palabuhanratu menelan empat korban jiwa. Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke RSUD Palabuhanratu pada Sabtu (8/2/2025) malam untuk menemui korban yang masih menjalani perawatan serta memberikan bantuan dan dukungan moril.

Kapolres sukabumi AKBP DR. SAMIAN SIK MSI didampingi KASAT RESKRIM POLRES SUKABUMI IPTU HARTONO serta Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Roni Haryanto, S.IP., M.H., serta Kepala Jasa Raharja Sukabumi, Wahyu Prawibowo, kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap para korban dan keluarga yang tengah berduka. Jajaran Satlantas Polres Sukabumi serta personel Polsek Palabuhanratu juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.
Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika truk Fuso bernomor polisi F 8148 FZ yang dikemudikan Deden Sulaeman melaju dari arah Tonjong menuju Bojonggaling. Diduga mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun, truk kehilangan kendali dan terguling, menimpa Isuzu Panther bernopol B 8644 HN yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras mengakibatkan empat orang meninggal dunia di tempat, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi bervariasi, mulai dari cedera kepala, luka di pelipis, hingga memar di perut dan kaki. Seluruh korban dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres sukabumi AKBP Samian memastikan bahwa seluruh hak korban, termasuk santunan dari Jasa Raharja, telah diproses. “Kami pastikan santunan bagi korban meninggal dunia telah diterima keluarga, sementara korban luka-luka mendapat penanganan medis dengan biaya yang ditanggung oleh Jasa Raharja dan mekanisme BPJS jika diperlukan,” ujarnya
Lebih lanjut, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait faktor penyebab kecelakaan. AKBP Samian mengimbau seluruh pengemudi angkutan berat agar rutin memeriksa kondisi kendaraannya sebelum beroperasi. “Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama. Kecelakaan seperti ini bisa dicegah jika kendaraan dalam kondisi prima,” tegasnya. (Nanan apon)
editor : Ida











