WH.Maluku – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar menargetkan penurunan kemiskinan lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kepulauan Tanimbar tahun 2025.

“Tantangan kita saat ini adalah menurunkan tingkat kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, penggunaan produk dalam negeri, penguatan birokrasi, serta stabilitasi politik dan keamanan.
Penuntasan tantangan – tantangan ini tentu memerlukan pengembangan cara – cara baru, nilai – nilai baru, melalui kerja keras, dan kerja produktif melalui terobosan dan inovatif,” kata tokoh pemekaran dalam keterangan melalui telepon selulernya, (10/2/2025).
Tokoh pemekaran ini mengatakan kegiatan Musrenbang RKPD bertujuan memastikan pembangunan daerah berjalan selaras dengan kebijakan nasional dan daerah serta menjawab kebutuhan aspirasi masyarakat Kepulauan Tanimbar, yang tahapanya telah dilakukan melalui musrenbang tingkat desa dan kecamatan.
Fokus Pemkab Kepulauan Tanimbar, kata dia, dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan menjadi sangat penting untuk meningkatkan ekonomi melalui identifikasi peluang ekonomi lokal yang potensial, terutama pada sektor pendidikan,kesehatan,perikanan,pertanian, pariwisata, dan industri kreat, beber mantan Wakil Ketua DPRD ini.
Pemberdayaan masyarakat melalui pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan dimulai dari proses perencanaan sampai pelaksanaan program, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar – benar sesuai kebutuhan.
Pembangunan infrastruktur perlu memperkuat transportasi, komunikasi, dan infrastruktur dasar lainnya untuk mendukung kemajuan daerah.
Ia mengajak seluruh stakeholder di bumi duan lolat sama – sama bangun komitmen dan pengabdian tanpa batas melayani dan belum terlayani, menjangkau yang belum terjangkau, memperbaiki yang masih kurang untuk membangun Kepulauan Tanimbar menjadi jendela Indonesia timur, guna mendukung terwujudnya pembangunan Maluku Emas. (HB)
editor : Ida











