WH.BOGOR – Rabu (12/2/25).Kepala Desa Dramaga Yayat Supriyatna memberikan penjelasan kepada awak media warta hukum net, Alhamdulillah MUSDES itu pertama di hadiri oleh BPD, kepala dusun,ketua RW,ketua RT sedesa dramaga tim penggerak PKK,LPM,karang taruna,Babinsa dan babinkamtibmas juga pendamping lokal desa.

Musdes hari ini kita tetapkan 6 kegiatan yang akan kita lakukan ke depan di tahun 2025 khususnya,yang pertama MUSDES penetapan jumlah kpm penerima BLT dana desa, karena sekarang aturannya 15 persen dari dana desa,BLT dana desa itu uangnya itu adalah 15 persen dari dana desa yang kita terima.
Setelah kita hitung dari 15 persen dana desa itu kita hanya bisa memberikan BLT dana desa sebanyak 59 orang total yang menerimanya setiap bulan,dari dana desa jumlahnya 1 miliar 426 juta itu di kali 15 persen sekian di bagi 3600,000 per orang karenakan 300 perbulan karena 12 bulan, jumlah kpm yang menerima untuk tahun 2025 ini hanya 59 orang kpm,yang itu saya sebar ke setiap RT. RT kitakan 27 tapi 5 RT adalah warga dramaga cantik yang tidak mungkinlah ada warga menerima BLT jadi kita fokus ke 22 RT, dengan 22 RT dengan jumlah orang atau kpm 59 jadi setiap RTnya ada yang kebagian 3 dan ada 7 RT kebagian 2 jadi ada 15 RT masing-masing 2 kpm jadi jumlahnya 59,.
yang kedua terkait dengan perubahan RKPDES pada saat Musrenbang kan kita buat RKPDES dan RKPDES itu menggunakan peraturan lama ternyatakan ada perubahan baru,ada aturan baru terutama dalam bidang ermak yang tadinya ada 3 kegiatan sekarang ada 7 kegiatan sehingga tadi di lakukan musdes perubahan RKPDES jadi sudah di tetapkan tadikan,RKPDES sudah kita buat,itukan perubahan karena tadi ada perubahan di alokasi ada perombakkan, perubahan itu biasanya hanya BLT , ketahanan pangan dengan stanting,ermak itu,ada sekarang tadi padat karya terus perubahan iklim ada dua lagi.
Ada penambahan alokasi untuk ermak dari angka 3 menjadi 7,dengan ada tambahan ermak tentu merubah yang lainkan sehingga di lakukanlah musyawarah desa perubahan RKPDES.yang ke tiga kaitan dengan RPJMDes nah perubahan RPJMDes ini salah satu faktornya adalah di tambah jabatan kepala desa ,kita sudah susun RPJMDes selama 6 tahun yah,karena ada penambahan masa jabatan dua tahun kita harus membuat RPJMDes ke dua tahun ke depan lagi yaitu 2026/2027, untuk mengisi itu tadi di minta kepada Kadus untuk mengkoordinir wilayahnya, adakan musdus menampung aspirasi apa saja yang akan di lakukan di wilayah masing -masing yang belum terkaper di RPJMDes dari tahun 2019 ke tahun 2025 untuk penambahan di 2026 dan 2027 sesuai tambahan masa jabatan kepala desa tiga tuh yah.”ucapnya.
Yang ke empat SDGS yah. SDGS desa dramaga sampai saat ini baru mencapai 82 persen yah,kita ingin sampai akhir Maret ini desa Dramaga data SDGSnya jadi 100 Persen, sehingga tadi saya tekankan ke edumelator yah,sebagai pencacah dan kebetulan pencacah ada RT untuk segera lakukan pendataan lagi dari kusioner yang di sediakan dan hasilnya segera sampaikan ke desa untuk di input dengan harapan akhir Maret ini bisa terselesaikan bisa mencapai 100 persen.yang ke lima kaitan dengan,oh yang pertama realisasi APBDes
Tahun 2024 itumah laporan pertanggung jawaban yang sudah kita Pampang di benerr.. yah,jadi yang pertama MUSDES realisasi pertanggung jawaban APBDes TAHUN 2024 yang pertama itu yang kedua BLT tadikan, yang ke tiga RKPDES perubahan ,yang ke empat pangan tapi kita pendingkan jadi kita langsung ke SDGS dan satu lagi RPJMDes jadi sekarang sudah empatkan,yang ke lima realisasi itu sebenarnya hanya tinggal ketok palu karena sudah di lakukan semuanya,yang terakhir adalah ketahanan pangan ini yang agak panjang karena ketahanan pangan ini ada perubahan peraturan jadi yang harus mengelola ketahanan pangan itu adalah BUMDES.
Waktu kemaren ada BPKB juga nanya setuju tidaknya dengan BUMDES saya bilang selama BUMDES siap dan emang bisa melakukan secara proposional kenapa tidak yang artinya mengurangi lah pekerjaan desa gitukan,dan itu tinggal menentukan apa usaha yang a
BUMDES saya bilang selama BUMDES siap dan emang bisa melakukan secara proposional kenapa tidak yang artinya mengurangi lah pekerjaan desa gitukan,dan itu tinggal menentukan apa usaha yang aka n di lakukan oleh BUMDES itu sendiri.bumdes di kita sampai saat ini baru sekali mendapatkan modal penyertaan,untuk merapihkan tempat sampah membuat toilet dan kios gedung serba guna selain dari itu belum pernah dia menerima dana penyertaan tapi dia mengelola aset salah satunya pasar yang kedua gedung serba guna ,2022 kitakan ke ayam petelur,2023 kambing,2024 kambing, sekarang 2025 ini nih yang akan di dapat dengan BUMDES .
Alhamdulillah sih kalau yang kambing ini semua artinya ada seorang petugas yang mengkoordinir yang berkaitan dengan kegiatan itu yaitu bapak ustadz Ali Yasin dia seorang insinyur IPB yang paham betul terkait dengan pertanian hanya tadi ada yang menanyakan terkait dengan bagaimana nasib yang ayam kalaupun ada saldo mana laporan keuangan karena saldo itu kita gulirkan lagi menjadi Silva dan harus di kaitkan dengan kegiatan di masyarakat dan kebetulan saya belum kordinasi dengan pak Ali Yasin sehingga tadi belum bisa menjawab secara detail gitulah kaitan dengan perkembangan bagaimana perjalanan program ketahanan pangan ini.alhamdulillah stabil,nantikan lebaran haji nih dia mau menjual nanti nih, harapan dari musdes ini karena Ini sudah menjadi kesepakatan dengan tokoh masyarakatlah pada pejabat di wilayah juga Mohon artinya juga mereka ikut mengawal karena walaupun bagimana saya berkeinginan bahwa apa yang kita sudah programkan ini bisa terealisasi dengan baik,mereka ikut membantu ikut mengawal karena kalau sudah pembangunan ke wilayah pastikan perlu kordinasi dengan para pengurus wilayah.
Kaitan dengan bagaimana nanti masyarakat mensuport pembangunan yang akan
Di lakukan.”pungkasnya. (Rachman/Hoeriyah)
editor : Ida











