RAPAT ANGGOTA TAHUNAN ( RAT )” KKUD SUMBER ALAM” KE 44 TAHUN BUKU 2024.MENUJU KOPERASI SYARIAH DAN MODERN.

banner 468x60

WH.BOGOR. Kamis (20/2/25). Ketua koperasi KUD sumber alam Yayat Supriyatna memberikan penjelasan kepada awak media warta hukum net, Alhamdulilah pada hari ini adalah rapat anggota tahunan KUD sumber alam tahun buku 2024 yah,dari jumlah anggota yang jumlahnya 1196 kita undang sekitar 225 anggota yah, jadi kalau kita buat rasio adalah 1 banding 5.

Karena tanpa itu pengembangan kegiatan usaha mustahil KUD bisa bertahan. Sehingga dari penghasilan atau pendapatan – pendapatan atau SHU KUD itu selalu kami sisikan untuk penbahan modal yah, karena kalaupun dari simpanan anggota itukan sifatnya simpanan artinya uang orang gitukan.yang harus kita kembalikan sehingga kita harus memperkuat permodalan sendiri sehingga usaha KUD di samping meningkatkan usaha yang ada juga kita bisa membuka usaha-usaha yang baru yang bisa mendukung yang bisa lebih berkontribusi terkait dengan pendapatan yang bisa di hasilkan oleh KUD.”ucapnya.

Kalau kendala ya emang pertama kesadaran dari anggota sendiri ya kadang pasti berkurang ,masih kurang, artinya anggota belum paham betul terkait dengan bagaimana sih berkoperasi yang baik, terutama terkait dengan kewajibannya jadi kadang-kadang ada yang menuntut hak kadang melakukan kewajibannya.

Kitakan simpan pinjam masih menggunakan sistem atau pola konvensional di kenakan dengan bunga sedangkan para ulama kan sering kita mendengar bahwa bunga itu riba,kita sebagai yang beragama Islam yang punya keyakinan agama Islam kita ingin apa yang kita lakukan ini betul-betul syar’i artinya berpola syari’ah gitu, insyaallah nanti ada bagi hasil itukan,semuanya berdasarkan syari’ahlah.kalau untuk keuntungan tahun ini 416 juta itu 416 juta tunai kita SHU,kita punya aset 28 miliar sekarang selama 44 tahun 28 miliar.saya kira koperasi khususnya sumber alam belum siaplah ikut serta di dalam kegiatan MBG tadi yang padahal pemerintah itu koperasi dan BUMDES itu di perioritaskan tapi kenyataan di lapangan BUMDES dan koperasi belum siap untuk mengikuti,yang ada kepastian -kepastianlah untuk kitamah,yang pasti-pastilah.

Terkait dengan modern kita sistim digitalisasi jadi anggota belanja liat rekening,liat pinjaman itu bisa di lihat dari hp masing-masing.

Kemudian H.Wasto S,hut sebagai pengawas di KUD sumber alam menambahkan,ya saya menghadiri rapat tahunan KUD sumber alam sesuai dengan Dekopinda kemudian pak camat, bahwa KUD sumber alam ini, termasuk KUD sumber alam yang sehat dan terus berkembang,maju pengelolanya transfaran,hasil audit external independen juga opininya wajar bagus dan sekarang yang sedang di usahakan adalah menuju koperasi modern dan koperasi Syariah gitu, mungkin satu-satunya koperasi yang hijrah ke syariah se kabupaten Bogor itu koperasi konsumen KUD.ya koperasi itukan Soko guru yah, koperasi itu budaya gotong royong di dalamnya dari anggota untuk anggota tujuannya untuk mensejahterakan anggota saya kira ini harus mendapat dukungan dari seluruh stekolder terutama pemerintah demikian juga dari DPRD, kebetulan saya di KUD ini memang dari dewan,jadi kita akan dorong agar koperasi mendapat perhatian lebih,presiden juga memberikan perhatian kepada koperasi.sosialisasi yang lebih masiv ,promosi yang lebih masiv bahwa koperasi ini betul-betul salah satu sistem perekonomian yang bisa mensejahterakan anggota dan aman.

Terkait makan siang gratis H.wasto S,hut, mengatakan jadi kalau di aturannya itu di mungkinkan di bolehkan maka silahkan saja dan bahkan memang justru penyelenggara-penyelenggara lokal bagus di libatkan termasuk pesantren yang punya santri banyak gitu yah,sudah terbiasa menyediakan makan.”pungkasnya. (Rachman/Ence Julfikar)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *