KECAMATAN DRAMAGA KABUPATEN BOGOR, MENGADAKAN ACARA RAPAT MINGGON.

banner 468x60

WH.BOGOR – Rabu (26/2/25). Acara Rapat Minggon yang bertempat di aula kecamatan Dramaga ,Acara di pimpin langsung oleh camat Dramaga H.Atep S Sumaryo SH MH.

Camat Dramaga H.Atep S Sumaryo SH MH,saat diwawancarai oleh awak media warta hukum net menjelaskan, Acara ini adalah rapat minggon adalah hak dan kewajiban para Kepala Desa, Forkopincam untuk mendapatkan informasi dan menerima informasi, jadi dalam rapat minggon kali ini kita menyampaikan beberapa hal terkait dengan rencana-rencana yang akan di laksanakan baik di desa,di UPT termasuk langkah-langkah yang akan di ambil oleh pemerintah kecamatan dalam pengusulan dalam kegiatan yang akan di laksanakan di desa.

kemaren Musrenbang 2024 kita sudah tetapkan beberapa kegiatan yang sudah ada di riplet akan di laksanakan pelaksanaan di 2025.
terkait Musrenbang 2025 ada penambahan-penambahan yang memang bisa di ajukan melalui SIPD kalau ada celah kita mengajukan termasuk di antaranya adalah rencana Relokasi Puskesmas Kampung manggis karena keberadaan puskesmas kampung manggis ini sangat di butuhkan oleh masyarakat tapi miris lahan cuma sedikit,lahannya kecil hanya sekitar 200 meteran sehingga fasilitas puskesmas itu tidak memadai.
yang paling miris itu ketika seharusnya sudah mendapatkan kendaraan operasional ambulance tidak bisa di terima oleh puskesmas karena tidak ada tempat untuk nyimpen,nah ini menjadi perhatian.”ucapnya.

kemudian terkait rencana realisasi perbaikan jalan yang akan di lakukan PUPR, camat Dramaga menanggapinya seperti ini, terkait dengan usulan dari desa pada saat Musrenbang kita semuanya usulkan untuk pelaksanaan tergantung kepada anggaran dari APBD, kemampuan anggaran dari APBD.

karena anggarannya di bagi untuk 40 kecamatan maka secara tehknis dinas menentukan, kira-kira berapa anggaran yang akan di kucurkan tahun ini dan selanjutnya di tahun berikutnya.

Sekarang itu syukuran pembangunan gedung serba guna dan sekaligus di pakai untuk mushola di SD Purwasari II.

Alhamdulillah dalam kegiatan ini yang pertama untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi anak didik kemudian persiapan untuk menjadi sekolah Adiwiyata, penilaian Adiwiyata,kalau untuk luasnya, kalau di lihat itu 8×6 dan bersumber dari bantuan dari desa Purwasari dan juga ada sodakoh dari orang tua murid dan juga dari masyarakat sekitar.

Harapan saya dengan di bangunnya gedung serba guna sekaligus di jadikan musolah mudah-mudahan satu,bisa meningkatkan iman dan taqwa anak didik,yang kedua bisa menjadikan sarana untuk mengukir prestasi anak didik, karena di SD Purwasari itu kemaren menjadi juara II,juara umum OSN tingkat kecamatan Dramaga.

Untuk terkait hasil pajak targetnya 25 miliar dan tercapai 27 miliar di jelaskan juga oleh camat Dramaga,kalau itukan target secara keseluruhan di kabupaten Bogor,nah harapan saya tahun 2025 ada beberapa desa di kecamatan Dramaga mendapatkan undangan untuk menghadiri upacara hari jadi Bogor dan HUT RI di 17 Agustus yang di karenakan desa tersebut lunas PBB,saya berharap ada beberapa desa yang bisa lunas PBB dari Kecamatan Dramaga.”ungkapnya.

Lalu kepala desa purwasari Yusuf Mustopa di wawancarai melalui telepon menambahkan terkait kegiatan hari ini di wilayah desa purwasari,inilah penjelasan kepala desa purwasari Yusuf Mustopa,yang pertama peresmian mushola, peresmian mushola itu kerja sama lembaga pemerintah desa iuran bersama orang tua wali murid.

Akhirnya terbentuklah mushola meskipun belum selesai, tapi karena kebutuhan jadi di resmikan, sehingga kami kedepan selain mushola itu adalah gedung serba guna di saat ada acara sekolah, untuk bentuknya baru di luas lahan halaman sekolah luas tanah itu 8×8,yang hadir di dalam kegiatan hari ini,pak camat,RT, RW,orang tua murid ada juga PGRI pengawas itu ada.

Yusuf Mustopa berharap dengan di bangunnya mushola dan gedung serba guna ini,ya terbentuknya murid yang berkarakter yang cerdas gitu loh,tidak akan sampai di situ kami pemerintah desa bersinergi dan berkolaborasi satu di penampungan sampah dan itu basisnya edukasi terhadap murid, selang satu di penampungan sampah dan itu basisnya edukasi terhadap murid, selanjutnya pemdespun berkolaborasi di dalam pengembangan ingatan bakat siswa di kesenian,seni dan budaya itu kedepannya.”pungkasnya. (Rachman/Hoeriyah)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *