WH.Sukabumi – Banjir bandang kembali menerjang pemukiman di pinggir Sungai Cigangsa, Kampung Kebon Kelapa, Tipar, Palabuhanratu, Sukabumi. Kejadian ini mengulang peristiwa serupa yang terjadi pada Desember 2024, namun kali ini dengan intensitas yang lebih besar.

Salah satu warga terdampak, Erlan Apriana (41), mengungkapkan bahwa rumahnya yang berada di tepi sungai hancur akibat derasnya aliran air. “Awalnya rumah saya yang kena, dan dampaknya sampai ke SD 3,” kata Erlan.
Banjir terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB. Erlan yang saat itu berada di rumah bersama istri dan anaknya terpaksa mengungsi karena air cepat naik hingga setinggi dada.
“Saat Desember kemarin rumah kena dampak, kami pindah, eh sekarang kena lagi. Langsung ngungsi,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat, Erlan dan keluarganya segera mengevakuasi diri ke rumah Ketua RW di lokasi yang lebih tinggi. Namun, hampir semua barang miliknya hanyut terbawa arus. “Habis semua, tadinya ada tiga kamar, baju-baju disimpan di kamar tengah, sekarang tinggal satu kamar tersisa,” jelasnya. (Nanan apon)
editor : Ida











