Longsor Terjang Desa Cidadap Sukabumi, 263 KK Terdampak, Satu Korban Jiwa

banner 468x60

WH.Sukabumi – Bencana longsor melanda Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (6/3/2025). Peristiwa ini menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah, termasuk kedusunan Kaungluwuk yang mengalami longsor dan banjir.

Menurut keterangan Kepala Dusun Kaungluwuk, Buhori Muslim, sebanyak 263 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam bencana ini. Dari jumlah tersebut, lebih dari 20 rumah mengalami kerusakan berat hingga bangunannya hilang, sementara lainnya mengalami kerusakan sedang dan ringan.

“Adapun korban jiwa ada satu, yaitu Ibu Ooy dari Kampung Babakan Cisarua yang meninggal akibat tertimbun longsor tanah,” ujar Buhori Muslim.

Beberapa rumah yang hilang dilaporkan terbawa arus Sungai Cidadap. Longsoran berasal dari Bukit Cisarua, yang menyebabkan longsor di berbagai titik. “Setiap ada longsoran kecil pasti disusul longsoran besar,” tambahnya.

Saat ini, sebagian warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke rumah keluarga atau menyewa tempat lain karena rumah mereka tidak bisa dihuni lagi.

“Pihak Kecamatan Simpenan bersama Puskesmas Simpenan turut hadir memberikan bantuan kesehatan kepada warga yang terdampak, terutama di Kampung Ciseupan, yang berada di Kedusunan Kaungluwuk.

Pengobatan dilakukan secara gratis dan difokuskan pada warga yang mengalami berbagai keluhan kesehatan akibat bencana. “Kebanyakan warga mengeluhkan gatal-gatal, masalah lambung, serta darah tinggi. Ada juga seorang anak yang terluka karena terbentur kaca,” ungkap Asep Budri, ST., Sekretaris Kecamatan Simpenan.

 

Asep juga menjelaskan bahwa tim kesehatan tidak hanya bekerja di lokasi tersebut, tetapi juga mengunjungi daerah lain seperti Cibutun di Desa Sangrawayang, dengan melibatkan tim dari Polres Sukabumi.

Hingga saat ini, aliran listrik di kawasan terdampak masih padam sejak peristiwa banjir dan longsor terjadi. Warga berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Bencana ini menyebabkan sekitar 17 RT di tiga RW terdampak. Namun, tidak semua wilayah di kedusunan Kaungluwuk mengalami kerusakan parah. “Kaungluwuk sendiri tidak terlalu terdampak, tetapi banyak wilayah lainnya yang terimbas,” tambah Buhori Muslim. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *