WH. Maluku – Meskipun bertahun – tahun menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), walaupun nasio puluhan guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga kini belum dilantik sebagai kepala sekolah (kepsek) definitif.
“Kita melihat ada keanehan di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru bertahun – tahun diperbantukan sebagai “Plt” puluhan sekolah yang tersebar di Tanimbar Utara pada umumnya. Padahal banyak guru yang mencukupi syarat sebagai kepsek,” kata salah satu Plt kepsek kepada wartawan Rabu, (12/3/2025).
Seharusnya, lanjut dia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera mengusulkan nama – nama calon kepsek ke Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) agar ditindaklanjuti kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Kepulauan Tanimbar, agar secepatnya melantik kepsek definitif.
Sebagai laporan, kepada “Bupati dan Wakil Bupati” terpilih masa Periode 2025 – 2029, kami bekerja tanpa diberikan tunjangan kinerja,” tegasnya.
“Kita akui tidak salah dalam aturan memperbantukan guru sebagai kepsek bertahun – tahun, tapi idealnya seorang guru diperbantukan sebagai “Plt” itu tiga bulan pertama. Disaat belum rampung persiapan pelantikan, maka dapat diperpanjang tiga bulan kedua. Jika sudah melebihi setahun, apalagi sudah bertahun – tahun, maka ini sudah masuk dalam rana etika kepegawaian,” urai Plt kepsek tersebut.
Oleh karenanya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan BKPSDM setempat mengambil langkah melantik kepsek definitif, sehingga dalam perjalanan tahun ajaran (TA) 2025/2026 sekolah memiliki semangat baru dalam menjalankan roda pendidikan yang akan datang.
“Kita berharap guru yang diperbantukan sebagai “Plt” kepsek segera didefinitifkan yang ditandai dengan pelantikan,” sebutnya. (Hendrik)
editor : Ida











