WH.Sukabumi – Rumah milik Ida dan Kosasih Warga Desa Loji yang hancur akibat longsor pada Desember 2024 lalu, selain itu juga mereka juga kehilangan tempat usaha, Kosasih warungnya yang hancur sedangkan Ida bangunan mebel kayunya yang hancur, tempat yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga mereka.
Kini Kosasih bersma kelaurganya harus mengontrak, sedangkan Ida tinggal di Rumah Sodaranya. Namun harapan sempat mereka muncul saat pemerintah menjanjikan akan memberikan bantuan untuk membangunkan kembali rumah mereka dan memberikan bantuan 600ribu selama 6 bulan.
Namun Kosasih dan Ida sampai saat ini belum bantuan menerima 600Ribu yang dijanjikan pemerintah. Mulyadi Ketua RW setempat membenarkan bahwa akan ada bantuan sebesar 600Ribu selama enam bulan untuk warganya yang terdampak. disampaikan Pemerintah pada saat Menteri Sosial mendatangi lokasi longsor
“Tolong sama bapak, aspirasi saya di sampaikan kepada pemerintah.Yang janji mau ngasih kompensasi sebulan 600Ribu, selama 6 bulan.sekarang udah 3 bulan dari kejadian.
Apalagi sekarang .Usaha saya ikut terbawa longsor juga, habis semua”Pesan Ibu Ida (15/03/2025)
“Saya sangat memerlukan sekali bantuan buat sehari-hari, Ini jga saya numpang di sodara, rumah harta benda perusahaan semua habis pak”lanjut Ida
Mulyadi Ketua RW setempat membenarkan bahwa akan ada bantuan sebesar 600Ribu selama enam bulan untuk warganya yang terdampak. disampaikan Pemrintah pada saat Menteri Sosial mendatangi warganya.
Lalu Kami kaitan dengan bantuan 600Ribu Kepada Pemerintah Desa dan Kecamatan setempat namun tidak memberikan jawaban.tidak berhenti dari situ kami juga menanyakan ke Dinas Sosial, namun sama tidak ada jawaban
Ade Wili
Baru ada jawaban, setelah menanyakan kepada Kepala Dinas BPBD Kabupaten Sukabumi. Pihaknya sudah melakukan proses pengajuan kepada Pemerintah pusat melalui BNPB.

Masyarakat berharap bantuan yang dijanjikan segera salurkan, jika tidak dipenuhi. ditakutkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kian memburuk. Apalagi ini melibatkan menteri Sosial Artinya ada keterlibatan pemerintah pusat.
editor : Ida











