Jalur Darurat Jembatan Cidadap Sukabumi Macet, Pemudik Terjebak Antrean Panjang

banner 468x60

WH.Sukabumi – Kemacetan Melanda jalur mudik di Jembatan Cidadap, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/3/2025). Ribuan pemudik terjebak antrean panjang akibat akses utama yang amblas, memaksa kendaraan melintasi jalan darurat yang sempit dan licin.

“Pantauan di lokasi, kendaraan roda empat mengular hingga beberapa kilometer. Hujan yang mengguyur sejak pagi memperburuk kondisi, membuat jalur alternatif yang melintasi Sungai Cimandiri semakin sulit dilalui. Lumpur dan genangan air menambah tantangan bagi pengemudi yang sudah berjam-jam menunggu giliran.

“Saya sudah tiga jam mengantre dari arah Bagbagan. Jalannya licin dan sempit, hanya cukup untuk satu mobil bergantian,” ujar Sandi, seorang pemudik asal Jampang.

Sebagian pemudik memilih turun dari kendaraan, duduk di pinggir jalan, dan menenangkan anak-anak yang mulai rewel. Sementara itu, pemotor lebih leluasa melintas melalui jembatan lama yang masih bisa digunakan untuk roda dua.

Sementar itu Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, IPDA M Yanuar Fajar, menegaskan bahwa jalur darurat ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan ringan dengan bobot maksimal 3 ton, seperti minibus, sedan, dan pick-up. Sistem buka-tutup diberlakukan untuk menghindari kepadatan.

“Jembatan lama khusus untuk motor, sementara jalan darurat hanya bisa dilewati kendaraan kecil. Kami juga mengatur lalu lintas dengan sistem buka-tutup agar tetap lancar,” ujar Fajar.

Salah seorang pemudik, Rina (29), mengaku sempat khawatir saat melintasi jalur tersebut. “Jalannya sempit dan becek, tapi alhamdulillah bisa dilewati. Daripada harus memutar jauh, saya sudah siap-siap menghadapi jalur darurat,” katanya.

Rina berharap pengaturan lalu lintas diperketat agar perjalanan lebih aman dan nyaman. “Yang penting bisa sampai dan berkumpul dengan keluarga di kampung,” tuturnya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *