DIPIMPIN PRESIDEN PRABOWO, WABUP DAN FORKOPIMDA TUBAN PA NEN RAYA DI MERAK URAK

banner 468x60

WH.TUBAN – Senin 7/4/2025 Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono bersama Forkopimda Tuban melakukan panen raya padi di desa Sembung rejo, Kecamatan Merak urak, Kabupaten Tuban. Hadir pada kesem patan ini, Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, perwakilan Bulog, Gapoktan, dan petani sekitar.

Panen raya ini menjadi rangkaian Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi bersama Presiden RI, Jend (Purn) Prabowo Subianto di Majalengka, Jawa Barat.

Usai panen raya, Wabup Tuban, Joko Sarwono mengung kapkanĀ  Pemkab Tuban ber komit men mendukung pemerintah pusat dalam upaya mewujudkan ketahanan dan swasem bada pangan Kabupaten Tuban yang memiliki potensi cukup besar dalam optimalisasi pertanian padi dan jagung.
Di tingkat provinsi Jawa Timur, Kabupaten Tuban menjadi salah satu penyokong ketahanan pangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, program ketahanan dan swasem bada pangan yang dica nangkan pemerintah pusat telah diselaraskan pada penyu sunanRPJMDi Kabupa ten Tuban.

Pemkab Tuban telah menetapkan program ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Berseiring dengan pembangu nan infrastru ktur, pe ngemba ngan SDM, dan pengua tan ekonomi berbasis kerakyatan.

Wilayah Kabupaten Tuban yg dilintasi Sungai Bengawan Solo menjadi berkah tersendiri bagi untuk memaksimalkan produk tivitas padi.

Wabup Tuban juga menjelaskan Pemkab Tuban akan mengem bangkan program hilirisasi pertanian di wilayah DAS Bengawan Solo. Langkah tersebut ditempuh dengan memanfaatkan teknologi alsintan terbaru, pembangunan infra struktur pertanian, dan pengem bangan SDM. Selain itu, juga dilakukan penguatan koordinasi lintas sektoral bersama Kodim, Polres, Bulog, dan Gapoktan. “Harapannya, ikhtiar yang dijalankan bersama-sama akan mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto me nyebutkan produksi pertanian padi Kabu paten Tuban di tahun 2024 mencapai 523.067 ton GKG. Di samping itu, Luas Tambah Tanam di 2024 mencapai 109.533 hektar. “Adapun luas panen padi bulan Maret 16.639 hektar dengan perkiraan provitas 62,199 menghasil kan produksi 103.493 ton,” jelasnya.

Eko Julianto juga menam bahkan pihaknya mendorong petani untuk memanfaatkan pupuk bersubsidi dan bantuan pemerintah lainnya. Petani dan Gapoktan dapat berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di tiap kecama tan untuk memastikan ketersediaan pupuk dan bantuan pertanian lainnya. ( G.Ashuri )

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *