WH.BOGOR – (22/04/25).Martin Supriatin direktur kebumdesan abdi mandiri Cimanggu 1, menjelaskan secara detail kepada awak media warta hukum net. Coba simak penjelasan dari Martin Supriatin.hari ini adalah hari yang sudah yaitu kerjasama antara BUMDES Abdi mandiri Cimanggu 1 dengan PT MBI atau PT mandiri banana Indonesia dimana kita selaku pihak kedua itu menanam pisang sementara pihak MBI itu sebagai penampung hasil panen atau offtechernya.
Yang akan di libatkan dalam dalam program ini, Martin Supriatin menegaskan kita sekitar di desa Cimanggu sekitar 3 kelompok tani itu mungkin kalau semuanya tidak mungkin hanya beberapa saja kita libatkan para petani yang benar-benar, sungguh-sungguh ingin bertani karena di daerah kami itu ada petani yang tidak punya lahan, nanti di situ yang hobi bertani tapi tidak punya lahan insyaallah kita rekrut insyaallah kita ajak bersama.”ucap Martin Supriatin.
Lalu untuk luas lahan yang akan di tanami rencana 2 hektar tapi tahap pertama ini kita 1 hektar dulu.martin Supriatin berharap dengan kerjasamanya BUMDES abdi mandiri Cimanggu 1 ini adalah, mudahan-mudahan ini adalah contoh salah satu bumdesa yang mau kerjasama dengan pihak ketiga bisa memberdayakan masyarakat desa kami sendiri dengan demikian kitakan bisa memberikan pemasukan pihak desa ( p’ades) dengan p’ades itulah kepala desa mungkin bisa mewujudkan keinginan masyarakat sekitar, kalau untuk anggaran di desa sendiri,kalau menurut sk kementrian desa itukan 20 persen dari dana desa yah,itu di perkirakan 306 juta rupiah.
Untuk tindak lanjut setelah MOU dengan PT mandiri banana Indonesia adalah pertama penghasilan yah, pada profit secara materi di non materinya kita punya ilmu,punya pengetahuan bagaimana menanam pisang yang baik terus kita juga punya kenalan atau link lebih luas lagi.tutup Martin Supriatin.

Kemudian masih di tempat yang sama Dedi Supriadi anggota BPD Cimanggu 1 menambahkan penjelasan dari pihak BUMDES abdi mandiri Cimanggu 1.inilah penjelasan Dedi Supriadi anggota BPD Cimanggu 1 ke awak media warta hukum net. terkait pengamatan kerjasama antara BUMDES Abdi mandiri Cimanggu 1 dengan PT mandiri banana Indonesia, begini tanggapan Dedi Supriadi.saya sangat mendukung dan sangat antusias yah,di sini kami yang awalnya tidak tau dengan proses MBI sekarang dengan datangnya ke sini terus dengan melihat ke lokasi langsung ya lebih antusias lagi menurut Dedi Supriadi,kami ingin adanya pemasukan atau untuk inkam ke desa jadi mudah-mudahan dengan kerjasama ini bisa menghasilkalah, terus juga untuk membantu warga sekitar dari hasil kami.kalau untuk kepengurusan BUMDES sekarang menurut Dedi Supriadi menegaskan,saya rasa ini lebih selektif yah dari yang kemaren,yah dari anggota dari ketuanya juga lebih selektif dan insyaallah kami dari BPD terus selalu meninjau dan mengamati,kalau misalkan ada yang kurang pas nanti kami yang meneggur atau membetulkannya kalau sudah rapih insyaallah kami juga terus mendukung.untuk himbauannya ya lebih selektif ajh.dedi Mulyadi menutup penjelasannya.
Kemudian masih di tempat yang sama direktur PT mandiri banana Indonesia ( MBI ). Menambahkan juga terkait BUMDES desa Cimanggu 1.jadi memang harapan kami itu untuk memperluas perkebunan untuk mencapai target produksi 10 ton perhari salah satulah kita bekerja sama dengan BUMDES . BUMDES ini pastinya mempunyai anggaran dana desa, istilahnya anggaran desa ini 20 persennya untuk pertanian, kita menyerap lahan yang memang menyerap yang anggaran di amanahkan oleh negara, bekerja dengan BUMDES supaya apa petani-petani yang ada kelompok petani yang ada di BUMDES ini mempunyai aktivitas perkebunan pisang yang nanti hasilnya akan kita ambil, Jadi memang perputaran ekonomi nanti ada di situ, nanti kita harapkan jadi kerjasama dengan para BUMDES, kebetulan hari ini ada MOU dengan BUMDES abdi mandiri Cimanggu 1, Fachri Yulizar berharap kedepannya menjadikan salah satu file project, misalkan di desa yang akan menjadi percontohan untuk desa-desa yang lain yang ada di kabupaten Bogor.menurut Fachri
Bogor.menurut Fachri Yulizar inipun sudah menjadi pembicaraan dengan kepala dinas tanhorbun kabupaten Bogor bahwa untuk menggerakkan ekonomi pertanian khususnya di kabupaten Bogor ini kita memang sudah mulai gencar yah, mengajak para BUMDES untuk ayo kita gerakan budidaya pisang barangan jumbo merah ini karena mempunyai prospek yang cerah, mempunyai dari sisi ekonomi untuk keluarga,itu yang lebih baik kedepannya.”pungkasnya. (Rachman/Hoeriyah)
editor : Ida











