TIDAK ADA TRANSPARAN DAN KUPER . ALIANSI PEMERHATI ANTI KORUPSI. YANG TERGABUNG DARI DUA OKP.GMNI DAN HMI.LABRAK PAGAR KANTOR KEJARI.

banner 468x60

WH.Buru – Aksi Aliansi Pemerhati ANTI KORUPSI mahasiswa IQRA BURU. yang tergabung dari HMI dan GMNI tidak surut walaupun sudah beberapa kali mengalami kemacetan mesin sounsistem pengeras suara dan berhenti tiga .dengan berniat dan perjuangan keras menggunakan lagu BONGKAR mendatangi kantor POLRES Kab Buru ,untuk mempertanyakan beberapa kasus korupsi diantaranya

Koruptor Dana Hibah Pemilu bernilai 33,3 M.Kasus Trasmisi lampu jalan sambungan PLN . Milik PEMDA. tahun anggaran 2018. Dan mengklarifikasi Demo yang di lakukan oleh Cipayung Ples di depan kantor kejaksaan Negri Namlea Kab Buru. Ada seruan Klarifikasi Aksi tandingan terkait mengklarifikasi nama salah satu Kandidat Bupati AB Pada pemilukada kemarin.
Yang dengan sengaja nama baiknya di Uber Uber.

Diantara satu darigerakan demokrasi kemarin Ketua DPD INTRA-WIN PROVINSI MALUKU NURJANNAH RAHAWARIN juga memberikan apresiasi penuh proaktif dan terlibat langsung berorsi bersama Korlap Adik dari HMI. Harus .G.dalam garda depan Aksi Haris menyampaikan kalau berbagai persoalan yang menyangkut kasus koruptor di atas Bumi Buru .BUPOLO ini belum terakomodir dan oknum pelaku dugaan kuat korupsi tidak tersentuh hukum.

Seperti kasus yang saat ini terjadi .yakni Jebolnya anggaran 33 ,3 M.sehingga mengakibatkan RAHMA HELUT . Bersama kedua abdinya menjalankan Fisi misi pembakaran kantor KPUD BURU . sehingga tertinggal puing puing di lahap sijago merah.

Tidak bertele tele salah satu koordinator aksi yang terlibat sebagai Korlap 2 dari OKP LMND F.W. dalam orasinya mengatakan jika sangat tidak mungkin Bendahara KPU KAB BURU bersama SB dan AT sebagai eksekutor Tampa ada campur tangan lainnya.

Sama halnya Haris dan bersama para demonstran lainnya yang sudah berorasi menyampaikan bahwa ada dugaan kuat keterlibatan ketua KPUD BURU ,WALID ASIS . tetapi sampai saat ini masih bebas .

Melihat situasi sambutan Gerakan Aksi YANG mulai bergerak ke pintu gerbang POLRES. Kemudian di datangi beberapa anggota polres berseragam . Berdasarkan wilayah Kantor.

Langsung saja Micrifon di serahkan kepada NURJANNAH RAHAWARIN. Salah satu Alumni 98 yang masih merah dan lantang dalam orasinya..

Setelah beberapa menit berada di depan Kantor polres Kab Buru mempertanyakan kelanjutan dari kasus ketiga tersangka pembakar kantor KPUD .dan ingin menemui Kapolres Kab Buru AKBP . Sulastri SUKIDJANG.

Tetapi beliau sementara memiliki agenda rapat. Para pendemo kembali menuju Kantor kejaksaan Negri kab Buru.

Diketahui setelah beberapa menit berorasi mempertanyakan keberadaan Kepala kejaksaan Negri. Tetapi tidak juga keluar atau tak bisa di temui . Dan merasa tidak di gubris oleh Aliansi gerakan pemerhati dan Anti korupsi.

Korlap bersama teman teman nya kemudian menghantam pagar pembatas jalan masuk kantor kejaksaan.bukan persoalan emosi tetapi merasa tidak di indahkan.
Hampir saja terjadi caos .

Beginilah sifat pihak kejaksaan yang selalu datang bertugas di kab buru.

Hal inipun Seharusnya. Menjadi perhatian serius oleh KEJAGUNG. BURHANUDIN.
untuk lebih memberikan kedisiplinan dan tidak semata mata berarogan dan prinsip mentang mentang .. mereka ini seringkali kok tugas . Maka itu saya anjurkan sekali kali satgas 53 gerebek ..apa saja yg mereka sudah laksanakan dan kerjakan di tempat tugas mereka Di kab buru ini. Berapa banyakkah kasus maling yg mereka sudah lempar ke hotel predoi.tutur Nurjannah RAHAWARIN. Kesal kepada ANDI NOTANUBUN .Sebagai Kajari yang baru pulang kampung pentingkan urusan pribadinya ketimbang tugas Negara.

Akibat tidak bertemu kepala Kejari. Dan menghantam pagar pembatas. Yang sengaja di tutupi oleh beberapa pegawai kejaksaan.

Aliansi Pemerhati Dan Anti korupsi Korlap APAK. Menuju ke kantor KPU kabupaten Buru dan melanjutkan orasinya .
Mengungkap Persoalan Anggaran 33,3 M yang di lahan bandara KPUD . Dengan kertas kertas bukti. Beberapa menit kemudian keluar juga KETUA KOMISIONER F.MAMULATI.

Dengan di kawal dua anggota Polres. Yang bertugas di Kantor KPUD baru bekas kantor inspektorat.

Dalam orasi Nurjannah RAHAWARIN pun menanyakan prihal koruptor anggaran tersebut oleh FAISAL MAMULATI terkait peraturan dan pedoman penggunaan anggaran DANA HIBAH atau anggaran Publik. Tetapi Ketua komisioner ini pun mengelak dan mengatakan kalau 2 ,5 M. inipun kami masih menelusuri Kemana.

Tetapi ketika ditanya oleh Nurjanah Rahawarin bahwa apakah anda tahu terkait 4 poin hak Dari Dana Hibah atau anggaran Dana publik tersebut Ada hak media yang sampai saat ini belum terakomodir.

Lalu mengapa saat saya datang ke kantor KPUD saat belum terbakar justru kalian malah lari keluar ? Hal ini yang mulai saya curigai ketika SEKERTARIS DAN BENDAHARA BEBERAPA BULAN LALU SEBELUM KE MK.
Sudah terjadi kegaduhan di ruang bendahara terkait 3,3 M untuk anggaran Media dan Saya pastikan Faisal Mamulati harus di proses oleh pihak Polres.

Mengingat sangatlah tidak mungkin . Seorang Rahma Helut mengensot Dana Hibah ini sendiri. (Nurjannah RAHAWARIN)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *