WH.Sukabumi – Fenomena panen ikan impun kembali terjadi di wilayah pesisir Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa ini rutin terjadi setiap bulan, khususnya pada tanggal 23 hingga 27, tergantung pada kondisi cuaca.

Menurut warga setempat, puncak banyaknya ikan impun biasanya jatuh pada tanggal 25 dan dikenal dengan istilah nyalawena oleh masyarakat pesisir.
“Setiap bulan kami bisa panen ikan impun, asal cuacanya bagus. Biasanya mulai dari tanggal 23 sampai 27. Tapi yang paling banyak itu tanggal 25, itu kami sebutnya nyalawena,” kata Oman, warga asli Citepus, jum,at (25/4/2025).
Oman menjelaskan, jika cuaca buruk terjadi secara terus-menerus, maka panen ikan impun bisa tertunda hingga bulan berikutnya. Namun jika kondisi laut tenang, warga bisa menikmati hasil tangkapan yang melimpah.
“Nyalawena itu momen yang ditunggu. Laut seakan memberi rezeki besar buat kami. Kalau cuaca jelek terus, ya biasanya impun baru muncul bulan depan,” tambahnya.
Ikan impun merupakan jenis ikan kecil yang biasa digunakan untuk bahan dasar sambal atau olahan khas lainnya. Saat panen, banyak warga yang turut serta menangkap ikan ini di sepanjang bibir pantai menggunakan jaring kecil.
Fenomena panen impun ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Palabuhanratu.”pungkasnya. (Nanan apon)
editor : Ida











