WH.Sukabumi – Aksi heroik ditunjukkan Kepala Sekolah SMK Jamiyatul Aulad, Andriyana, bersama para siswa-siswinya dengan turun langsung membersihkan material sisa bencana di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Lapang Cangehgar, Sukabumi, Senin (28/4/2025).
Setelah bencana yang melanda beberapa waktu lalu, jalan tersebut sempat dibersihkan menggunakan alat berat (beko). Namun, lumpur, pasir, dan bebatuan kecil masih banyak tersisa di permukaan jalan. Seiring waktu, material ini mengeras, menyebabkan jalan menjadi bergelombang, licin, serta berlubang, sehingga membahayakan pengguna jalan.
“Kami berinisiatif melakukan aksi bersih-bersih ini setelah melihat langsung ada santri yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut,” kata Andriyana saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurutnya, usai membantu korban kecelakaan, pedagang sekitar juga menyampaikan bahwa kecelakaan serupa telah terjadi lebih dari empat kali di area itu.
“Karena itu, kami segera menggerakkan para siswa untuk membersihkan sisa-sisa material longsor. Meskipun yang kami lakukan tidak besar, harapan kami bisa sedikit mengurangi risiko kecelakaan di jalan ini,” ujar Andriyana.
“Tidak hanya mengandalkan tenaga siswa, Andriyana juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk membantu menyemprot material lumpur dan pasir yang sudah mengeras. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk meminjam peralatan pendukung.
“Alhamdulillah, sekarang kondisi jalan sudah jauh lebih bersih dan tidak seberbahaya sebelumnya,” ungkapnya.

Andriyana berharap, ke depan, pemerintah melalui instansi terkait dapat lebih sigap dan responsif terhadap kondisi jalan pascabencana, sehingga tidak perlu menunggu jatuhnya korban terlebih dahulu.
“Kami berharap ke depan ada perhatian serius, supaya keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” tutup Andriyana. (Nanan apon)
editor : Ida











