WH.Maluku Namlea – Tanggal 5-5-2025.Tokoh Pemuda Kab. Buru, Risma Solissa Angkat Suara Terkait Koperasi dan Tata Kelola Pertambangan Gunung Botak
Namlea.- Menyikapi isu koperasi dan tata kelola gunung botak beberapa tokoh pemuda dan tokoh masyarakat angkat bicara.
Mereka memberikan apresiasi penuh terhadap keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk menerbitkan IPR. Hal ini sejalan dengan keinginan masyarakat banyak seantero kabupaten Buru yang menaruh harapan dan menggantungkan hidup di wilayah pertambangan ini.
Pernyataan ini digaungkan salah satu Aktifis Maluku, Risman Solissa yang juga tokoh pemuda dan anak adat kabupaten Buru.
“Sebagai anak Adat dan juga masyarakat akademis, saya menilai penting adanya koperasi karna secara legitimasi administrasi masyarakat memiliki payung hukum untuk melaksanakan aktivitas penambangan,” ujarnya.
Risman berharap koperasi secepatnya bisa beraktifitas sehingga masyarakat dan para pengusaha tidak di cemas dengan dampak hukum.
Dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak kepolisian Polres Buru dalam penyelesaian setiap persoalan atau masalah yang terjadi di kabupaten Buru.
“Saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Pulau Buru dalam upayanya menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan ahli waris,” sebut Solissa.
“Ini merupakan langkah tepat dan strategis dalam percepatan pengelolaan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tutup anak Adat Bumi Bupolo ini. (T03)Risman meminta agar polres pulau buru segera malukukan langkah2 terkait persiapan penertiban PETI sehingga masyarakat yang bekerja merasa mempunyai legitimasi.
editor : Ida











