WH.BOGOR – Senin(19/5/25).Mustakim sebagai pedagang ayam di pinggir jalan memberikan penjelasan kepada awak media warta hukum net.
Saya di sini diundang untuk menghadiri rapat yang sebagai asosiasi pedagang pertama kali untuk membahas masalah bandrol. Karena kadang itu ada yang pakai bandrol, ada yang tidak.
Jadi bagi yang enggak pakai bandrol itu sasaran berat untuk bersaing secara sempurna, secara normal itu berat pengaruhnya yang dihadapi itu berat karena kami itu pedagang skala kecil untuk menandingi mereka yang hebat itu agak susah.”ucapnya.
Kemudian mustakim berharap dari pertemuan ini sih suatu harapan dari para pedagang mungkin sih bandrol,
Itu saja dan tidak memiliki hal yang lain-lain cuma itu saja karena kami itu perasaannya jualan sehat saja.
Kalau bandrol normal sih bisa kita imbangi ya, kalau enggak normal itu berat,
Karena kan harga di pasaran itu kalau mengacu kepada badan pangan nasional itu harus standar kan,
Nah, mereka bisa menetapkan harga di bawah yang ditetapkan oleh badan pangan nasional,Mungkin bisa dideteksi harga itu di bawah standar pasar.
Kalau setahu saya sih kan kami mengambilnya kan orang ketiga.
Kalau mungkin mereka yang pasang bandrol mungkin eh apa? Mencari pasar besar, jadi ya mungkin berbeda harganya.
Hari ini sih perasaannya ya sudah dijelaskan dari anak-anak tadi ya, kan. Pengen itu jualan tanpa bandrol.
Jadi buat kami itu perasaannya itu berat. Misalkan di kami jual 30, sana satu 25 atau 24 kan itu sudah jauh banget. Jadi kami itu perasaannya enggak mampu, bisa Rp5.000, Rp4.000. Rp4.500.perkilo.”tutupnya.
Kemudian Camat Dramaga H.atep S Sumaryo SH MH menambahkan, mereka juga meminta agar Yang di bandrol ini untuk di tertibkan, nah, ketika sudah di tertibkan lalu misalnya, 2 sampai 3 hari muncul lagi, kita akan memanggil tentunya kita harus mendengar keterangan Jibril dari kedua belah pihak, karena ini ada dua pihak yang berbeda pendapat, kita harus memanggil kedua belah pihak. terus kan di permasalahan harga daging ayam ternyata ada perbedaan,apa kualitas atau ini ya, kalau ayam yang dari 1kg sampai 1,4 kg sampai 1,5 kg itu kualitas yang bagus, tapi kalau sudah 2 kg ke atas harganya tentunya lebih murah dari yang ini.
Jadi mereka menjual ayam yang sudah 2 kg ke atas,nah terus ada indikasi harga yang di jual di bawah harga rata-rata pasar. terus terkait isu ada ayam, saya tidak bisa memastikan karena bukan kapasitas saya menyampaikan bahwa ayam yang di jual tiren atau bukan.nanti kita lihat hasil pemanggilan mereka dan kita pun akan berkoordinasi dengan Disperindag, DKPP dan juga instansi terkait kejadian yang ini.”ungkap ,Camat Dramaga.
Ditempat yang sama Kapolsek Dramaga iptu Desi Triana SH MH, memberikan penjelasan juga kepada awak media warta hukum net, terkait kegiatan hari ini adalah di mana adanya silaturahmi dari persatuan pedagang ayam di kecamatan Dramaga yang di terima langsung bapak camat dramaga bersama saya Kapolsek Dramaga dan ibu danramil untuk mencari solusi jalan keluar dari terkait adanya laporan di mana persaingan dagang sih sebenarnya ya.nah intinya dari penjualan, dari salah satu grup mungkin ada yang menjual lebih rendah dari penjualan, dari rekan-rekan yang memang hari ini hadir di sini, untuk mengadukan terkait penjualan menurun.di mana yang ada beberapa pedagang ayam yang melakukan penjualan melalui bandrol dengan harga di bawah rata-rata penjualan di pasar, di agen-agen yang memang sudah ada jualan sebelumnya.

Dari pedagang yang menggunakan bandrol dengan harga di bawah rata-rata.nanti dari kita Kapolsek Dramaga memastikan, kita akan mengecek juga langsung ke lokasi-lokasi yang memang di diskusikan dari persatuan pedagang ayam yang saat ini hadir. di sini mengadukan permasalahannya. dan memang sempat saya mendapatkan informasi adanya sweeping dari mereka. akan tetapi untuk sweeping tersebut tidak ada tindakan yang anarkis baik berupa pengrusakan atau penganiayaan dan sebagainya yang melanggar hukum, nah makanya hari ini saya pun menghimbau
Saya mendapatkan informasi adanya sweeping dari mereka. akan tetapi untuk sweeping tersebut tidak ada tindakan yang anarkis baik berupa pengrusakan atau penganiayaan dan sebagainya yang melanggar hukum, nah makanya hari ini saya pun menghimbau kepada seluruh pedagang ayam yang memang saat ini di wakili oleh sekitar 13 orang untuk tidak melakukan sweeping di luar jalur pengetahuan dari kita khususnya saya Kapolsek Dramaga bersama pak camat dan ibu danramil di kecamatan dramaga ini untuk situasi aman dan kondusif.”pungkasnya. (Rachman/Hoeriyah)
editor : Ida











