TPS3R Onepute Jaya Mendapat Apresiasi Kadis Lingkungan Hidup Kab. Morowali

banner 468x60

WH.Morowali -Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali, Elyta Gawi mengapresiasi program TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) yang diinisiasi oleh PT Vale Indonesia Growth Project (IGP) Morowali di Desa Onepute Jaya, Kecamatan Bungku Timur.

Menurut Elyta Gawi, PT Vale telah berperan dalam mengatasi persoalan sampah di wilayah pemberdayaan melalui program sosial TPS3R yang dilaksanakan di Desa Onepute Jaya.

“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini dalam upaya pengelolaan serta pengurangan sampah,” ujar Elyta Gawi kepada media, Selasa (27/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa TPS3R ini telah menerapkan pemilahan sampah organik dan non-organik. Selain itu, pemerintah daerah melalui DLH telah memberikan bantuan berupa komposter untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos yang bisa digunakan oleh masyarakat.

“PT Vale telah menjalankan proyek percontohan TPS3R di Desa Onepute Jaya. Ke depan, program ini akan diperluas ke beberapa desa, sehingga dapat meminimalkan jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tambahnya.

Di tempat terpisah, Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menyampaikan bahwa program TPS3R merupakan bagian dari upaya PT Vale IGP Morowali dalam menangani permasalahan sampah yang menjadi tantangan terbesar di Kabupaten Morowali.

“Berdasarkan laporan dari pengelola TPS3R Onepute Jaya, sekitar 75 persen sampah yang dihasilkan masyarakat Desa Onepute Jaya telah berhasil diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Salah satu hasil olahan tersebut adalah pupuk kompos, yang telah dibeli oleh pemerintah desa untuk didistribusikan kepada kelompok tani. Selain itu, PT Vale IGP Morowali juga turut membeli produk ini sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga, PT Vale IGP Morowali juga baru saja menggelar pelatihan lima aspek pengelolaan sampah dengan fokus pada “Aspek Partisipasi Masyarakat”. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, pada Selasa dan Rabu (20–21/05/2025), menghadirkan pegiat pengelolaan sampah dari Bandung sebagai narasumber utama.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa dan perangkat desa Onepute Jaya, pengurus LPM Valone Jaya, perwakilan Camat Bungku Timur, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat (TAPM) Kemendesa, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali.

Keberhasilan program TPS3R sangat bergantung pada partisipasi warga dalam memilah, mengolah, dan mengelola sampah dari sumbernya. Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.(Dian)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *