Kapolres Ngawi Hadiri Deklarasi Damai Paguyuban Pencak Silat Jelang Suran dan Suran Agung: Komitmen Bersama Jaga Keamanan dan Persaudaraan

banner 468x60

WH.Ngawi – Dalam semangat kebersamaan dan komitmen menjaga ketertiban masyarakat, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri kegiatan Deklarasi Damai Paguyuban Pencak Silat bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Mapolsek Ngawi Kota. Acara ini digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut bulan Muharram atau biasa disebut Suran, serta puncaknya Suran Agung, yang merupakan momen penting bagi para pendekar dan pegiat budaya pencak silat. ( 10-06-2025)

Deklarasi damai ini menjadi ruang dialog dan kesepahaman antar-perguruan pencak silat yang tergabung dalam paguyuban, guna memperkuat komitmen menjaga kedamaian, menghindari gesekan antaranggota, serta tetap mengedepankan semangat persaudaraan dan pelestarian budaya warisan leluhur.

Dalam sambutannya, Kapolres Ngawi menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, terlebih dalam momen peringatan Suran dan Suran Agung yang seringkali melibatkan banyak massa dari berbagai latar belakang.

“Pencak silat bukan hanya olahraga atau bela diri, tapi juga warisan budaya luhur bangsa yang mengajarkan nilai-nilai luhur seperti hormat, sabar, dan persaudaraan. Oleh karena itu, momentum Suran ini harus kita jadikan sebagai ajang memperkuat silaturahmi, bukan ajang konfrontasi,” ujar AKBP Charles.

Ia juga mengapresiasi sikap terbuka dan kesediaan seluruh perwakilan paguyuban pencak silat yang hadir dalam acara deklarasi damai ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan langkah strategis dalam membangun situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Ngawi.

“Kami dari kepolisian siap menjadi jembatan komunikasi dan fasilitator damai, serta akan terus berkolaborasi dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen, agar budaya kita tetap lestari dalam suasana aman dan tertib,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Ngawi, Danramil Ngawi, para tokoh perguruan silat, tokoh agama, dan pemuda lintas organisasi. Semua pihak menyuarakan semangat yang sama: menolak segala bentuk kekerasan, menjunjung nilai-nilai luhur pencak silat, dan mendukung terciptanya suasana damai dalam menyambut peringatan Suran.

Momen deklarasi juga ditandai dengan pembacaan komitmen bersama antarperwakilan perguruan, yang disaksikan langsung oleh Forkopimcam dan para tamu undangan. Komitmen tersebut mencakup larangan melakukan aksi konvoi, menghindari provokasi, serta menjaga nama baik masing-masing perguruan.

Dengan digelarnya deklarasi damai ini, diharapkan kegiatan Suran dan Suran Agung di Kabupaten Ngawi tahun ini dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan menjadi momentum memperkuat ikatan kebangsaan melalui jalur budaya. (Ishaq)

editor ; Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *