Bripka Purnama Sidik Gerak Cepat Saat Kebakaran, Dua Rumah di Cidadap Ludes Terbakar

banner 468x60

WH.Sukabumi – Kebakaran hebat melanda dua rumah warga di Kampung Kebon Kopi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat malam (20/6/2025). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik dari rumah salah satu warga.

Dalam insiden ini, Bripka Purnama Sidik, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Cidadap, bergerak cepat begitu menerima laporan. Ia langsung terjun ke lokasi dan bahu membahu bersama petugas damkar, perangkat desa, dan warga memadamkan api.

“Begitu dapat informasi dari warga, saya langsung meluncur ke lokasi untuk memastikan keselamatan warga dan membantu proses pemadaman,” kata Bripka Purnama di lokasi kejadian.

Api diduga berasal dari percikan listrik di rumah milik Jejet Rimbawan, seorang guru yang saat kejadian tengah berada di masjid. Percikan itu menyambar gorden dan menjalar cepat hingga membakar bagian tengah rumah. Kobaran api juga merambat ke atap rumah milik tetangganya, Imat Rusmiati, yang berada persis di sebelah.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan berhasil menjinakkan si jago merah sekitar pukul 20.30 WIB. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Satu keluarga harus mengungsi ke rumah tetangga akibat rumah mereka tidak lagi bisa dihuni.

Menurut data petugas P2BK Simpenan, sebanyak dua kepala keluarga dengan total 12 jiwa terdampak langsung dari kejadian ini. Warga pun dihimbau untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman atau penggunaan peralatan dapur yang sembarangan.

“Kami minta warga tetap waspada, karena kebakaran bisa terjadi kapan saja. Pemeriksaan instalasi listrik secara rutin sangat penting,” ujar salah satu petugas kebencanaan di lokasi.

Upaya pendataan dan koordinasi telah dilakukan bersama pemerintah desa, kecamatan, dan unsur terkait. Bantuan darurat berupa bahan makanan, alat dapur, dan material bangunan sedang diupayakan untuk para korban terdampak.

(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *