WH.Sukabumi – Pesona wisata bahari Sukabumi kembali mencuat. Kali ini, giliran Pantai Cikembang di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, yang mulai mencuri perhatian wisatawan lokal hingga mancanegara. Pantai ini kini dikenal dengan nama Pantai Matahari Cikembang, dan mulai dijuluki wisatawan sebagai “Trasa Bali” karena keindahan alam dan ombaknya yang cocok untuk surfing.

Inisiatif membuka destinasi wisata ini datang dari Hidayah, Kepala Desa Pasirbaru, yang melihat potensi besar di balik kawasan pantai yang dulu liar dan penuh binatang berbisa seperti ular dan kelabang.
“Dulu di sini banyak hewan liar. Tapi saya punya inisiatif untuk membuka kawasan ini sebagai wisata. Setelah dibersihkan dan ditata, sekarang ramai dikunjungi wisatawan. Lewat musyawarah, kami beri nama Pantai Matahari Cikembang,” ujar Hidayah 28 -06 – 2025.
Seiring waktu, kunjungan wisatawan terus meningkat. “Beberapa tahun terakhir pengunjung mulai ramai. Sekarang bukan hanya dari lokal Sukabumi, tapi juga dari luar negeri seperti Jepang, Korea, Austria, Jerman, Australia, dan Amerika,” tambahnya.
Pantai Matahari Cikembang memiliki daya tarik utama sebagai spot surfing ramah pemula. Ombaknya dikenal mellow, tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut — sangat ideal untuk yang baru belajar surfing.
“Kalau di Cimaja ombaknya keras, cocok untuk surfer profesional. Tapi di sini lebih aman, cocok buat pemula. Banyak wisatawan luar negeri belajar surfing di sini dulu sebelum naik level,” kata Ujang Heriandi, warga Cimaja yang juga menjadi guide dan pelatih surfing.
Ujang mengaku telah membawa wisatawan mancanegara ke Pantai Cikembang selama hampir satu dekade. “View-nya indah, suasananya tenang. Banyak juga yang datang untuk healing. Di sini juga ada tempat santai favorit turis, namanya Teras Arabela,” jelasnya.
Menurut Ujang, musim kunjungan paling ramai biasanya terjadi antara bulan Mei hingga September, bersamaan dengan musim ombak terbaik.
Dengan keindahan alam, ombak yang bersahabat, dan keramahan warga lokal, Pantai Matahari Cikembang kian menjelma sebagai destinasi andalan baru di pesisir selatan Sukabumi. (Nanan apon)
editor : Ida











