Ziarah Penuh Makna di Hari Jadi Ngawi ke-667, Kapolres Ngawi Hormati Jasa Leluhur dalam Nuansa Khidmat dan Patriotik

banner 468x60

WH.Ngawi – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ngawi yang ke-667, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi, Ny. Patricia Charles T., menghadiri kegiatan ziarah ke makam para leluhur Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian nilai-nilai sejarah serta budaya lokal yang menjadi fondasi keberadaan dan kemajuan Kabupaten Ngawi hingga hari ini.

Ziarah yang dilaksanakan di salah satu situs makam leluhur bersejarah di wilayah Ngawi ini diikuti oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta segenap elemen organisasi masyarakat. Acara ini merupakan agenda tahunan pemerintah daerah dalam rangka memperingati tonggak sejarah berdirinya Kabupaten Ngawi, sekaligus mempertebal semangat nasionalisme dalam rangka menyongsong Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. ( 02-07-2025)

Suasana ziarah berlangsung tenang dan penuh penghayatan. Rangkaian acara diawali dengan prosesi tabur bunga, pembacaan doa lintas agama, serta refleksi sejarah yang disampaikan oleh tokoh adat setempat. Dalam sambutannya, Kapolres Ngawi AKBP Charles Tampubolon menyampaikan bahwa momen ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengenang, menghargai, dan meneladani perjuangan para pendahulu.

“Ziarah ini menjadi pengingat bahwa apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari perjuangan, pengorbanan, dan keteguhan hati para leluhur. Sebagai generasi penerus, sudah sepatutnya kita terus menjaga warisan ini dengan rasa syukur dan tanggung jawab dalam mewujudkan Ngawi yang aman, damai, dan sejahtera,” tutur AKBP Charles.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa nilai-nilai luhur dari masa lalu harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankan tugas sebagai abdi negara. Terutama di tengah perkembangan zaman yang terus berubah, warisan nilai-nilai budaya dan sejarah perlu dijaga agar tidak tercerabut dari akarnya.

Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi, Ny. Patricia Charles T., juga menambahkan bahwa pelestarian tradisi dan sejarah lokal merupakan bagian penting dari pembinaan karakter bangsa. Melalui ziarah ini, Bhayangkari turut mendukung upaya menanamkan semangat cinta tanah air, menghargai jasa pahlawan, dan memperkuat jati diri masyarakat.

Ziarah ini juga menjadi simbol sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam membangun semangat kebangsaan. Momentum Hari Jadi Ngawi ke-667 yang berdekatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke-80, menjadi pengingat kolektif bahwa pembangunan dan keamanan daerah adalah hasil gotong royong seluruh elemen, termasuk peran penting para pendahulu yang telah membuka jalan menuju kemajuan.

Acara diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Peserta ziarah larut dalam suasana reflektif, dengan harapan agar Kabupaten Ngawi terus diberi keberkahan, keamanan, serta kemajuan yang berkelanjutan.

Peringatan Hari Jadi Ngawi ke-667 kali ini tidak hanya menjadi pesta seremonial, melainkan sebuah perayaan identitas, sejarah, dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Semangat ziarah dan penghormatan kepada leluhur menjadi simbol bahwa kemajuan hari ini dibangun di atas fondasi perjuangan masa lalu yang tidak boleh dilupakan. ( IshaQ)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *