WH.Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung pelaksanaan pengamanan kegiatan Pengesahan Warga Tingkat 1 Organisasi Pencak Silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Cabang Kabupaten Ngawi Paruh 16 (Prapatan Luruh), Sabtu malam hingga Minggu dini hari (5–6 Juli 2025).
Kegiatan pengesahan yang berlangsung secara khidmat dan penuh nilai tradisi ini dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai wilayah. Dalam menjaga kelancaran kegiatan dan menjamin keamanan masyarakat secara menyeluruh, Polres Ngawi menggelar operasi pengamanan terpadu yang melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta stakeholder terkait lainnya.
AKBP Charles P. Tampubolon menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Ngawi dalam menjaga stabilitas keamanan serta menjamin kelancaran agenda budaya dan organisasi masyarakat yang sah. “Kegiatan pengesahan ini adalah bagian dari tradisi yang kita hormati. Oleh karena itu, kami pastikan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya di lokasi pengamanan.
Sebagai langkah preventif, personel gabungan telah disebar di berbagai titik rawan gangguan keamanan, jalur lintasan peserta, serta simpul-simpul keramaian lainnya untuk memastikan tidak adanya benturan antar kelompok, arak-arakan liar, atau aksi konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Usai kegiatan pengesahan, Kapolres Ngawi beserta jajarannya juga secara persuasif melakukan pendorongan massa atau “penggembira” yang turut hadir untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Langkah ini dilakukan guna mencegah terjadinya potensi gesekan sosial, kemacetan lalu lintas, maupun gangguan keamanan lainnya pasca kegiatan.
“Setelah kegiatan selesai, kami imbau seluruh warga untuk segera kembali ke rumah masing-masing. Jangan melakukan konvoi, jangan membuat keributan. Mari kita jaga bersama keamanan dan kenyamanan Kabupaten Ngawi yang kita cintai,” tegas Kapolres dengan suara lantang melalui pengeras suara di beberapa titik kerumunan.
Kegiatan pengamanan ini turut dipantau langsung oleh Wakapolres Ngawi, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, serta unsur Forkopimda yang memberikan dukungan penuh terhadap pengendalian situasi. Selain itu, personel juga melakukan patroli skala besar hingga dini hari guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali di seluruh wilayah.
Kapolres Ngawi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota pengamanan dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap damai dan tertib. “Terima kasih kepada panitia, peserta, penggembira, serta seluruh warga Ngawi atas kerja samanya yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kita bisa merayakan budaya dan organisasi dengan cara yang santun dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Dengan pendekatan yang humanis namun tetap tegas, pengamanan kegiatan ini menjadi contoh sinergi lintas sektor yang solid dalam menciptakan situasi kondusif. Polres Ngawi terus mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya warga pencak silat, untuk menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, kedewasaan, dan tanggung jawab sosial.
Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa siapapun yang berada di wilayah hukum Polres Ngawi memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban umum, dan setiap tindakan yang mengganggu keamanan akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.
Polres Ngawi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, namun juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang siap menjaga stabilitas dan harmoni sosial di Bumi Orek-Orek tercinta. (Ishaq)
editor : Ida











