WH.Sukabumi – Seorang bocah laki-laki bernama Fahmi (12), warga Kampung Cemara Baru, Palabuhanratu, dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Bufalo, Minggu sore (13/7/2025). Tim gabungan. Hingga malam ini, masih dalam pencarian korban belum berhasil ditemukan.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Fahmi bersama dua temannya, Indah (10) dan Ilham (12), diketahui tengah bermain air di tepi pantai saat ombak besar tiba-tiba menggulung. Indah dan Ilham berhasil diselamatkan warga dan tim penjaga pantai. Namun, Fahmi terseret arus dan hilang.
“Korban terakhir terlihat mengenakan kaos merah dan celana pendek hitam. Saat ini pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan,” ujar Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Nandang, kepada wartawan.
Fahmi merupakan pelajar SD Patuguran. Ketiganya datang dari kampung yang sama untuk berlibur ke pantai. Sayangnya, liburan tersebut berubah menjadi musibah.
Salah satu saksi mata, Aep (45), seorang nelayan setempat, menyebut kejadian berlangsung sangat cepat. “Baru aja mereka main air, tiba-tiba ombak besar datang dan langsung nyeret anak-anak itu. Dua berhasil ditolong, satu lagi hilang,” ucapnya.
Saksi lainnya, Sudrajat, pemilik warung di sekitar lokasi, mengaku khawatir dengan minimnya pengawasan di area pantai. “Kalau tidak ada penjagaan ketat, kejadian seperti ini bisa terus berulang.
Apalagi anak-anak sering main tanpa pengawasan,” katanya.
Pihak kepolisian bersama Basarnas dan relawan saat ini masih menyisir pantai untuk mencari korban. Polisi juga telah mengimbau wisatawan agar tak mandi di laut demi keselamatan.

“Kami minta orang tua dan rombongan wisata selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan mereka mandi di laut, apalagi tanpa pengawasan,” tegas AKP Nandang. (Nanan apon)
editor : Ida











