Siswa siswi MI Tegal Panjang Padati Lapangan di Hari Pertama Sekolah

banner 468x60

WH.Sukabumi – Suasana pagi di MI Tegal Panjang, Kampung Ciwangi, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, mendadak riuh oleh barisan tas mungil yang lebih dulu ‘masuk sekolah’ dibanding pemiliknya. Para orang tua datang lebih pagi, bukan untuk sekadar mengantar anak, melainkan memastikan sang buah hati mendapat tempat duduk terbaik paling depan.

“Anaknya masih baris di lapangan, saya duluan aja masukin tas. Kalau telat, pasti duduknya di belakang,” ujar Nur Istikharah, salah satu orang tua murid, saat ditemui, Senin (14/7/2025).

Ruang kelas 1 MI Tegal Panjang pagi itu belum dipenuhi anak-anak, tapi nyaris seluruh bangku sudah ditempati tas warna-warni. Dari bergambar tokoh kartun, superhero, hingga tas kecil berhias pita pink, semua ditinggal rapi di atas meja.

Bagi para ibu, ini bukan sekadar tas, tapi ‘penanda wilayah’ yang menegaskan seberapa serius mereka menyambut hari pertama sekolah.

Sementara itu, di lapangan, puluhan siswa baru berdiri berbaris mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Mereka belum tahu bahwa di balik seragam rapi dan semangat pagi, telah terjadi ‘pertarungan senyap’ antar orang tua demi bangku terbaik.

Madrasah Ibtidaiyah Tegal Panjang bukan sekolah besar, tapi jadi incaran banyak warga Kampung Ciwangi. Berdiri sejak 1969, sekolah ini terus bertahan dan berkembang di tengah keterbatasan.

Kepala Sekolah Ade Sohari menyebut, saat ini pihaknya masih kekurangan dua ruang kelas.

“Renovasi terakhir tahun 2023, tapi kebutuhan terus bertambah. Mushala dan lapangan juga masih sempit. Tapi semangat anak-anak dan dukungan orang tua sangat luar biasa,” kata Ade.

Meski minim fasilitas, MI Tegal Panjang tak pernah absen berprestasi. Baru-baru ini, tim voli putri mereka menyabet juara dua tingkat Kabupaten Sukabumi, bahkan menyandang juara satu di wilayah VI Jampang Kulon.

“Prestasi itu bukan hanya kebanggaan, tapi jadi pemicu semangat belajar yang luar biasa bagi anak-anak kami,” tambahnya.

Usai apel MPLS, para siswa pun masuk ke kelas. Arvino Riadiansyah, siswa baru kelas 1, langsung menuju bangku depan yang telah ‘diamankan’ sang ibu sejak subuh.

Sementara di luar, para orang tua saling bertukar senyum lega, misi hari itu berhasil.
MI Tegal Panjang bukan sekadar tempat belajar. Di balik dinding-dinding sederhana, tersimpan harapan dan perjuangan para orang tua yang sejak fajar rela datang lebih awal, demi masa depan anaknya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *