Satu Hari Hilang, Bocah yang Terseret Ombak di Pantai Bufalo Ditemukan Tewas

banner 468x60

WH.Sukabumi — Setelah satu hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Fahmi (10), bocah asal Palabuhanratu yang hilang terseret ombak di Pantai Bufalo. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (14/7/2025) sekitar pukul 14.15 WIB, mengambang dalam posisi telungkup sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian.

“Korban berhasil ditemukan siang ini dan langsung kami evakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga,” ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator.

Fahmi sebelumnya dinyatakan hilang sejak Minggu sore (13/7), usai terseret arus saat bermain di pinggir pantai bersama dua temannya. Keduanya berhasil diselamatkan, namun Fahmi tak sempat tertolong dan menghilang ditelan ombak.

Proses pencarian dilakukan secara intensif oleh puluhan personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, Polair, TNI AL, kepolisian, pramuka, relawan lokal hingga komunitas jet ski.

Tim menyisir laut dengan perahu karet hingga radius dua mil laut, jalur darat sejauh dua kilometer, serta pemantauan udara dengan drone sejauh 300 meter.

Upaya pencarian ini mendapat perhatian warga sekitar yang terus memantau perkembangan di lokasi.

“Kami sangat berduka. Padahal baru beberapa waktu lalu ada korban juga di Bufalo. Semoga ini jadi perhatian serius bagi semua pihak,” ujar Aep, salah satu warga yang ikut membantu pencarian.

Tragedi ini kembali menambah daftar panjang korban di Pantai Bufalo. Warga mendesak adanya pengawasan lebih ketat serta larangan aktivitas mandi di zona berbahaya. “Jangan sampai pantai ini terus-terusan makan korban. Harus ada tindakan tegas,” tegas Sudrajat, tokoh masyarakat setempat.

Pihak kepolisian dan Basarnas juga mengimbau wisatawan dan warga agar tidak bermain air sembarangan, terutama di kawasan pantai yang rawan ombak besar seperti Bufalo.

“Kami minta semua pengunjung untuk patuh terhadap larangan berenang dan selalu awasi anak-anak,” kata AKP Nandang, Kasat Pol Airud Polres Sukabumi. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *