WH.SIBOLGA – Media Warta. Hukum. Upaya menciptakan rasa aman dan menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya, Polres Sibolga Polda Sumut laksanakan kegiatan Patroli Gabungan Tiga Pilar pada Jum’at (08/08/2025) malam.
Patroli ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang digelar secara berkala oleh Polres Sibolga guna menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan.
Patroli gabungan dipimpin Padal Ipda Boy Hutasoit, S.H., dengan kekuatan Personel sebanyak 14 orang, yang terdiri dari 10 Personel Polres Sibolga dan empat Personel Satpol PP Kota Sibolga.
Untuk mendukung mobilitas Patroli, dua unit kendaraan dinas dikerahkan, yaitu satu unit Mobil Patroli Sat Samapta Polres Sibolga dan satu unit Mobil Operasional Satpol PP.
Sasaran utama kegiatan Patroli ini mencakup pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan seperti geng motor dan balap liar, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras (miras), serta kepemilikan senjata api dan senjata tajam ilegal.
Teknis pelaksanaan patroli dilakukan secara dialogis, dengan rute yang mencakup sejumlah titik rawan di Kota Sibolga, di antaranya :Jalan Raja Junjungan Lubis, untuk mengantisipasi aktivitas remaja yang masih berada di luar rumah pada larut malam.
Sekitar Pelabuhan ASDP Sibolga.
Sepanjang Jalan Suprapto, guna memantau kerumunan pemuda-pemudi. Area Simare-mare dan Jalan S. M. Raja Kota Sibolga.
Selama pelaksanaan kegiatan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas geng motor, balap liar, maupun tindak pidana lainnya. Kondisi lalu lintas juga terpantau tertib dan lancar. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran patroli gabungan cukup efektif dalam menciptakan efek pencegahan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polres Sibolga bersama unsur TNI dan Satpol PP dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sibolga. ujarnya.
Patroli Tiga Pilar tidak hanya menjadi upaya preventif terhadap tindak kriminal, tetapi juga sebagai sarana membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.pungkasnya. (Untung J Siregar)
editor : Ida











