WH.Morowali -25 Agustus 2025 -Menjawab tantangan global terhadap perubahan iklim, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), telah berkomitmen untuk memimpin industri dengan integritas dan prinsip keberlanjutan dengan menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan dan inovatif.

Sebagai perusahaan pertambangan yang sudah beroperasi selama lebih dari 56 tahun, penerapan praktik berkelanjutan yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) adalah komitmen yang terus dijaga baik.
Hal ini merupakan bagian dari upaya anak usaha Mining Industry (MIND ID).
Dalam hal ini, PT Vale dalam kegiatan penambangan mendukung dalam hilirisasi dan dekarbonisasi khususnya dalam industri nikel
Menyediakan bahan baku secara bertanggungjawab namun dengan meminimalkan dampak negatif dan menciptakan kontribusi positif yang nyata bagi lingkungan dan komunitas sekitar.
PT Vale melalui pengembangan proyek smelter dan penerapan praktek pertambangan berkelanjutan, berkomitmen pada Dekarbonisasi dengan menargetkan netralitas karbon pada tahun 2050 dan mengurangi emisi karbon hingga 33% pada tahun 2030, dalam upaya mencapai Net Zero Emission pada 2050
PT Vale telah meluncurkan berbagai inisiatif dekarbonisasi yang meliputi penggunaan energi terbarukan seperti pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Teknologi pengembangan emisi karbon sementara pada Hilirisasi, PT Vale terlibat dalam proyek smelter nikel seperti pada Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, IGP Morowali dan HPAL Sambalagi
Sebelumnya, Apresiasi diberikan Presiden Jokowi atas kontribusi perusahaan dalam upaya Dekarbonisasi PT Vale Tbk. pada Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan, Energi EBT (LIKE) 2 2024, yang berlangsung pada 8 – 11 Agustus 2024 di Jakarta
Pada Juni 2025 lalu ( Jumat 13 Juni), Kunjungan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Dr.Raja Juli Antoni ke wilayah operasional PT Vale di Sorowako Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Kunjungan Menteri Kehutanan RI tersebut mencerminkan relevansi praktik PT Vale dalam menjawab tantangan masa depan industri ekstraktif di Indonesia. PT Vale hadir sebagai mitra strategis pemerintahan yang mampu menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan secara nyata.
PT Vale berupaya untuk menjadi perusahaan pertambangan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada transisi hijau baik melalui hilirisasi nikel maupun dekarbonisasi.Ini dibuktikan lewat IGP Morowali yang menegaskan komitmennya dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan dengan berhasil memboyong dua penghargaan yaitu, TOP CSR Awards 2025 # Star 4, dan TOP Leader on CSR Commitment 2025 dalam ajang prestisius TOP CSR Awards 2025 di Jakarta.
Khusus TOP CSR Awards 2025 # Star 4 diberikan sebagai bentuk pengakuan atas sistem, kebijakan serta implementasi CSR yang SANGAT BAIK dan terbukti mendukung strategi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
PT Vale IGP Morowali mampu menjawab tantangan yang menuntut praktik industri lebih berkelanjutan dan inklusif.Dengan menanamkan prinsip – prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) secara konsisten.
Seperti, yang dikatakan Wafir selaku Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali, beberapa inisiatif strategis CSR PT Vale IGP Morowali yang menjadi fokus penilaian dalam ajang ini, selain pelaksanaan program pertanian organik berkelanjutan SRI (System of Rice Intensification) juga ada pembangunan pusat persemaian (nursery) atau kebun pembibitan untuk mendukung revegetasi lahan pascatambang serta penyediaan sedimen pond yang berfungsi menetralisir air bekas tambang sebelum mengalir ke hilir sungai.
Seluruh inisiatif ini dirancang dan dijalankan mengacu pada standar ISO 26000 tentang tanggungjawab sosial yang memungkinkan perusahaan menciptakan dampak yang terukur dan sejalan dengan tujuan pembangunan jangka panjang.
(Dian)
editor : Ida











