Aksi Damai Mahasiswa di Ngawi Berjalan Kondusif, Sinergi TNI-Polri dan Warga Jadi Kunci Keamanan

banner 468x60

WH.Ngawi – Suasana demokrasi yang sehat kembali terlihat di Kabupaten Ngawi. Aksi damai yang digelar oleh sekelompok mahasiswa tergabung dalam In Solidarity di depan kantor DPRD Ngawi pada Senin (1/9/2025) berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Keberhasilan jalannya aksi ini tidak lepas dari sinergi solid antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Sejak pagi, ratusan personel gabungan TNI-Polri telah bersiaga di titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi kericuhan dan memastikan kegiatan berlangsung lancar.

Tercatat sebanyak 439 personel kepolisian, 150 personel Batalyon, serta 100 personel Kodim diterjunkan untuk menjaga keamanan. Pengamanan diperkuat dengan pola pengawasan berlapis di sekitar kantor DPRD, fasilitas pemerintahan, serta objek vital lain di wilayah Ngawi.

Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menegaskan bahwa prioritas utama aparat keamanan adalah memastikan stabilitas wilayah tetap terjaga.
“Ngawi harus selalu aman dan kondusif. Kami bersyukur, warga Ngawi turut berperan aktif menjaga situasi. Bahkan sejumlah perguruan silat secara spontan membantu pengamanan kantor DPRD, kantor pemerintahan, hingga fasilitas publik lain bersama TNI-Polri,” ungkap Kapolres.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan seperti ini mutlak diperlukan mengingat situasi nasional yang masih rawan gesekan akibat aksi massa di sejumlah daerah lain. “Pengamanan tidak boleh dianggap remeh. Kami akan terus siaga, sambil melihat perkembangan kondisi di lapangan,” imbuhnya.

Dukungan masyarakat juga menjadi kunci suksesnya aksi damai tersebut. Gunawan, Koordinator Aliansi Warga Ngawi Peduli Kondusifitas, menegaskan bahwa warga siap bersinergi dengan aparat untuk menjaga keamanan daerah.
“Kalau ada tindakan anarkis, kami sebagai warga Ngawi siap ikut mengamankan. Semangat ini muncul karena rasa memiliki Ngawi. Kita hidup, mencari rezeki, dan makan di sini, jadi sudah seharusnya kita jaga bersama,” tegas Gunawan.

Aksi damai In Solidarity ini mendapat apresiasi banyak pihak karena mampu menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat dapat disalurkan tanpa mengganggu ketertiban umum. Para mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib, sementara aparat dan warga menjaga agar suasana tetap terkendali.

Peristiwa ini menjadi contoh positif bagi daerah lain bahwa sinergi masyarakat, aparat, dan mahasiswa mampu melahirkan iklim demokrasi yang sehat. Dengan semangat warga jaga warga, Kabupaten Ngawi menunjukkan wajah harmoni di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang di Indonesia.(Ishaq)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *