P3A WARIH GUNA DUA. DiNILAI GUNAKAN MATERIAL CABLUK ( BATU KAPUR )TIDAK LAZIM PADA PROYEK ANGGARAN PEMERINTAH

banner 468x60

WH.CILACAP – Tahun anggaran 2025 program percepatan peningkatan tata guna air (P3TGAI ) menurunkan anggaran seratus sembilan puluh lima juta ripiah dari APBN tahun 2025, salah satunya diterima kelompok P3A warih guna dua desa Bulupanyung kecamatan Patimuan kabupaten Cilacap provinsi Jawa Tengah

Proyek yang seharusnya memberi mnanfaat khususnya untuk pertanian, justru dalam pelaksanaan proyek memicu pertanyaan besar akibat adanya kecurigaan penyimpangan

Temuan paling mnencolok penggunaan bahan material cabluk(batu kapur) dinilai material tersebut tidak lazim digunakan pada pekerjaan prooyek pemerintah yang jelas ada anggaranya

Proyek harus menggunakan bahan mnaterial standar spesifikasi dan proses pelaksanaanya dilkakukan secara baik dan benar sesuai petujuk teknis

Cabluk dipakai untuk pekerjaan lantai saluran, cara pengerjjaan terpantau Tim awak media cabluk dihampar hanya diberi aduk bagian atas saja kisaran tiga sampai empat senti meter dari dua puluh centi tinggi lantai salluran

Selain penggunaan bahan materal tak lazim kelompok juga diduga ada pengurangan volume lantai saluran karena tanpa ada penataan batu dari bawah hanya adukan plesteran bagian atas lantai saluran

Dliokasi pekerjaan minim inpormasi tidak ada buku tamu dan sangat sulit berkomunikasi dengan pihak pengurus kelompok, penerimnaan acuh bisa jadi untuk mnenutupi kesalahan pekerjaan yang lagi dikerjakan, kami mendatangi ketua kelompok namun tak bisa bertemu mencoba menghubungi bapak MUHTAR via telepon seluler juga tidak ada respon

Menurut BASIRUN mnengaku anggota kelompok yang berada di lokasi, cabluk ini sudah ada bekas jalan, ketua pak Jasmnan gaada lagi kesawah

Tak banyak banyak komnentar terkait pasangan pakai cabluk dan hanya diberi aduk atas saja serta tinggi pasangan lantai saluran tinggi dua puluh centi hanya menjawab mungkin

pasangan lantai setinggi dua puluh centi meter susunan batu harus diberi adukan penuh dan padat pada seluruh alas dan rongga diantara batu untuk memwstikan kekuatan dan kepadatan struktur yang optmal (A, Supendi /Naistiani/ Tim)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *