WH.Morowali – Aliansi Mahasiswa Morowali (AMM) menggelar Aksi Demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, pada Jumat (19/9/2025).

Namun, aksi Mahasiswa yang mulanya diterima untuk berdiskusi, tiba – tiba diwarnai oleh ucapan dari Kadis Dikbud Morowali yang dianggap arogan, memicu demo tersebut semakin tegang.
Menurut, Amrin selaku Koordinator Aksi, bahwa tujuan kami untuk berdialog namun justru Kadis Dikbud menanyakan dan berkata ” yang bertanya harus berstatus Mahasiswa”
” Kami, yang datang orasi ini dari Aliansi Mahasiswa yang memiliki tujuan bersama harusnya beliau itu mengerti arti dari Aliansi itu sendiri, jadi bukan hanya Mahasiswa aktif bisa diberi ruang untuk berbicara terkait dari tuntutan kami, ujarnya tegas
Dikatakan, Amrin bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan harus diutamakan bagi kehidupan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.Dengan fungsi pendidikan akan membuka jendela pengetahuan yang berguna bagi pengembangan dan kemajuan bangsa dan daerah dan peran itu dilakukan oleh Dinas pendidikan Kabupaten Morowali serta hari ini kami yang tergabung di AMM mempertanyakan salah satunya kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Morowali terkait penyaluran Bea Siswa tahap 2 sebesar Rp.12.000.000 juta per tahun, jadwal pencairan serta daftar penerima, hal ini telah berdampak langsung terhadap kelangsungan studi mahasiswa.Situasi ini berpotensi menghambat proses akademik termasuk dalam hal pembayaran SPP.
Adapun, 5 point tuntutan Aliansi Mahasiswa Morowali yakni,
1.Wujudkan Demokratisasi dilingkup Kampus dan Pendidikan Kabupaten Morowali
2.Dinas Pendidikan segera percepat proses penyaluran beasiswa tahap 2 dan tahap – tahap selanjutnya secara transparan dan akuntabel
3.Dinas pendidikan memberikan hak sama kepada Mahasiswa lokal Morowali yang ada di politeknik Morowali
4.Dinas Pendidikan bersama pihak kampus politeknik segera bertindak untuk memberikan kepastian magang kepada seluruh mahasiswa Poltek
5.Dinas Pendidikan evaluasi status verifikasi pemberkasan sebab banyak Masi kontradiksi dengan stetmen Bupati
Terpisah, Sekretaris Daerah(Sekda) Kabupaten Morowali, Drs.Yusman Mahbub,M.Si yang menerima langsung Mahasiswa Morowali di Kantor Bupati Morowali terkait aspirasi dan tuntutan mereka yang sebelumnya tidak mendapat respon baik dari Kantor Dikbud
“Semoga, lewat diskusi ini bisa mendapat solusi serta kesepakatan dalam rangka menyahuti apa yang disampaikan mahasiswa kepada Pemda Morowali, “ujar Sekda
Terkait, penyaluran beasiswa tahap 2 Sekda mengatakan bahwa program beasiswa yang era pemerintahan sebelumnya yakni 4 juta rupiah per mahasiswa dan bertambah menjadi 12 juta rupiah di pemerintahan Bupati Iksan B.Abd Rauf – Iriane Ilyas, kemarin baru selesai pembahasan APBD perubahan ” Semoga dalam waktu dekat ini, akan segera dicairkan, ” tandasnya.
Diketahui, aksi Demo berjalan aman dikawal Polres Morowali bersama Pol PP sejak pukul 2 siang – 5 Sore. (Dian)
editor : Ida











