WH.Morowali -Setidaknya ada 6 orang peserta lomba festival musik Gerejawi Kabupaten Morowali yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Morowali, dirawat di RSUD Morowali diduga keracunan makanan yang disediakan oleh pihak hotel.
Enam (6) peserta yang masuk Rumah Sakit tersebut, sejak hari Kamis (2/10/), usai menyantap nasi dos dan sekitar 10 peserta lainnya menjalani perawatan di rumah masing – masing.
Hal tersebut disampaikan Ketua LPPD Morowali, Kary Marunduh Jumat (3/10/2025), kepada sejumlah awak media
Menurut, Kary Marunduh, pasien yang diduga keracunan makanan tersebut, mengalami gejala yang sama seperti demam, sakit kepala dan muntah – muntah bahkan diare pada saat menyantap makan malam setelah lomba selesai.Dan pihak LPPD sudah bertanggung jawab proses pengobatan korban dan kami juga sudah menjenguk baik di rumah sakit maupun yang dirawat di rumah
” Saat ini, kami juga sudah mendirikan Posko supaya mempermudah bagi keluarga korban untuk mencari obat seperti obat diare serta melayani keluhan ataupun apa saja yang dibutuhkan korban dan saat ini, rata – rata pasien sudah membaik,” ujarnya
Sementara, pihak hotel penyedia makanan berupa nasi dos, meminta maaf dan siap bertanggung jawab kepada para korban yang diduga mengalami keracunan akibat menyantap makanan tersebut.
“Kami, pihak hotel siap bertanggung jawab terhadap para korban. Kami sudah berikan bantuan dana yang melalui Posko yang disediakan LPPD dan kami lancar komunikasi dengan pihak panitia, ” ucapnya
Dikatakan, bahwa pihak hotel mencicipi makanan sebelum kami sajikan. Dan hari ini baru mendengar kejadian banyak peserta kemarin yang mengalami keracunan, terus terang kami kaget, namun begitu pihak hotel siap bertanggung jawab serta untuk bisa melaporkan kalau masih ada yang dibutuhkan oleh para korban,” tandasnya.

Diketahui, Festival Musik Gerejawi Kabupaten Morowali berlangsung selama dua hari, sejak (1 -2 Oktober 2025, bertempat di Hotel Surya, Kecamatan Bungku Tengah. (Dian)
editor : Ida











