Budi Azhar Mutawali Turun ke Cisolok, Dengar Langsung Curhatan Bocah Kehilangan Seragam

banner 468x60

WH.Sukabumi – Air mata bocah sembilan tahun bernama Kanaya tak terbendung ketika menceritakan kisahnya kepada Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, yang datang meninjau lokasi banjir bandang di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Senin (5/11/2025).

Banjir bandang yang terjadi pada 27 Oktober 2025 itu menghancurkan puluhan rumah dan fasilitas umum, termasuk bangunan SDN Cikahuripan tempat Kanaya bersekolah. Tak hanya bangunan, air deras juga menyeret seragam dan perlengkapan sekolah milik para siswa.

“Seragam saya hilang semua, hanyut waktu banjir. Sekarang saya sekolah pakai baju biasa,” ucap Kanaya dengan suara lirih saat berbicara dengan Budi di lokasi.

Mendengar curahan hati bocah itu, Budi tampak menahan haru. Ia berjongkok di hadapan Kanaya dan menenangkan anak tersebut. Ketua DPRD itu berjanji akan segera menyalurkan bantuan bagi anak-anak sekolah yang terdampak bencana.

“Anak-anak seperti Kanaya tidak boleh kehilangan semangat belajar. Kami dari DPRD akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar bantuan berupa seragam, alat tulis, dan perlengkapan belajar segera diberikan,” ujar Budi Azhar Mutawali.

Dalam kunjungan tersebut, Budi juga meninjau kondisi sekolah yang rusak berat dan berbincang dengan warga serta guru. Ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada masyarakat Cisolok yang menjadi korban banjir bandang.

“Kami turut berbelasungkawa. Ini musibah yang berat, tapi kami yakin masyarakat Cisolok mampu bangkit. Pemerintah daerah sedang bekerja cepat untuk memulihkan sarana pendidikan dan rumah warga,” katanya.

Selain memberikan bantuan logistik, DPRD Sukabumi mendorong percepatan rehabilitasi sekolah dan pembangunan tanggul pengaman agar bencana serupa tidak terulang.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkab dan pihak provinsi untuk memperkuat infrastruktur di titik-titik rawan banjir,” tambahnya.

Meski sekolah rusak, proses belajar sementara tetap berjalan di madrasah terdekat. Para guru berusaha menjaga semangat siswa agar tidak putus sekolah.

Kehadiran Ketua DPRD di lokasi banjir pada 5 November 2025 menjadi penyemangat baru bagi warga. Mereka berharap bantuan yang dijanjikan segera terealisasi agar anak-anak seperti Kanaya bisa kembali bersekolah dengan layak.

“Kami senang Ketua DPRD datang langsung. Mudah-mudahan sekolah kami cepat diperbaiki,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *