WH.Tulungagung – Seluruh karyawan RSUD Dr. Iskak Tulungagung pagi ini mengikuti apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan semangat baru.
Acara yang dipimpin langsung oleh Plt. Direktur RSUD Dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes., ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh civitas hospitalia akan esensi menjaga kesehatan, yang merupakan modal utama menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Mengusung tema sentral “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” peringatan HKN tahun ini secara tegas menempatkan kesehatan generasi muda sebagai investasi terbesar bangsa. Tema ini berlandaskan pada keyakinan bahwa kualitas kesehatan generasi penerus adalah penentu peradaban dan kemajuan Indonesia di masa depan.
Kesehatan: Modal Dasar Tumbuh, Belajar, dan Berkarya
Dalam sambutannya, dr. Aini menekankan bahwa makna kesehatan jauh melampaui sekadar bebas dari penyakit.
“Kesehatan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penyakit, tetapi sebagai modal dasar untuk tumbuh, belajar, berinovasi, dan berkarya,” ujar dr. Aini di hadapan para peserta apel.
Beliau juga mengingatkan seluruh karyawan—yang merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan—untuk tidak mengabaikan kesehatan diri sendiri di tengah padatnya tugas melayani pasien. Untuk mendukung hal ini, manajemen RSUD Dr. Iskak telah rutin mengadakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi karyawan.
“Ada Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi karyawan yang telah kita lakukan. Dan akan terus kami lakukan berkala setiap tahun. Jangan lupa untuk diikuti,” tambahnya, menegaskan komitmen rumah sakit dalam menjaga kesehatan internal SDM-nya.
Transformasi Kesehatan Berfokus pada Pencegahan
Pada kesempatan yang sama, dr. Aini turut membacakan sambutan pidato Menteri Kesehatan RI, Budi G. Sadikin. Menkes mengingatkan bahwa kualitas kesehatan hari ini adalah penentu peradaban bangsa esok hari.
Empat tahun terakhir, terjadi pergeseran fokus signifikan dalam transformasi kesehatan Indonesia, yaitu dari mengobati orang sakit menjadi menjaga orang sehat agar tetap sehat. Perubahan paradigma ini didorong oleh Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. PHTC bertujuan untuk memastikan layanan kesehatan berkualitas dapat segera dan merata dirasakan oleh masyarakat.
Salah satu manifestasi nyata dari PHTC di sektor kesehatan adalah inisiatif Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara masif di seluruh lapisan masyarakat. Program ini dirancang sebagai langkah deteksi dini risiko penyakit.
SATUSEHAT Mobile: Integrasi Data Kesehatan Digital
Untuk menjamin efektivitas dan keberlanjutan CKG, setiap hasil pemeriksaan akan dicatat dan diintegrasikan secara digital dalam platform SATUSEHAT Mobile. Platform ini berfungsi sebagai rekam medis elektronik (RME) pribadi bagi setiap warga negara.
“Dengan fondasi PHTC dan CKG yang didukung SATUSEHAT Mobile, kita dapat membangun generasi yang sehat, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas. Inilah komitmen nyata pemerintah untuk mewujudkan masa depan sehat bagi seluruh rakyat Indonesia,” bunyi kutipan pidato Menkes yang dibacakan dr. Aini.
Apel peringatan HKN ke-61 ini ditutup dengan seruan optimisme. “Mari jadikan ini sebagai momentum menumbuhkan optimisme. Mari terus membangun kesehatan dimulai dari diri sendiri, keluarga hingga seluruh Indonesia,” pungkas dr. Aini.( agung)
editor : Ida











