300 Personil TNI AL Gelar Latihan Terintegrasi di Morowali, Komandan KRI 370 Bung Hatta Sebut Sebagai Wujud Kesiapsiagaan TNI Mengahadapi Ancaman di Wilayah Perairan Indonesia

banner 468x60

WH.Morowali -Sebagai wujud kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan maritim serta ancaman di wilayah perairan strategis Indonesia, TNI Angkatan Laut (AL), menggelar latihan terintegrasi penanganan kejahatan di perairan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (20/11/2025).

Komandan KRI 370 Bung Hatta, Letkol (Laut) Ramli Arif, yang memantau langsung jalannya latihan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Latihan Terintegrasi TNI tiga matra, ” ujarnya

“Untuk mendukung pelaksanaan Latihan Integritasi TNI ini, TNI AL mengerahkan dua kapal perang yakni KRI Bung Hatta-370 sebanyak 78 personil dan 60 personil KRI Panah serta ditambah dari pangkalan Angkatan Laut (Lanal) dan Pos Pengamat Angkatan Laut (Posal) sekitar 200 personil ” kata Letkol Ramli Arif

Dalam latihan terintegrasi 3 Matra, TNI AL berlangsung dramatis.Dalam simulasi penanganan kejahatan tersebut dilakukan penindakan terhadap kapal pelaku pencurian Sumber Daya Alam (SDA) secara ilegal, tim gabungan berhasil melumpuhkan para pelaku dengan upaya pelumpuhan serta pengamanan target operasi di wilayah perairan Morowali. Simulasi ini berlangsung kurang lebih 30 menit

Lanjut Komandan KRI 370 Bung Hatta, Letkol (Laut) Ramli Arif mengatakan bahwa penegakan hukum di laut adalah salah satu tugas pokok TNI AL. “Latihan ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia. Ini adalah prosedur standar yang harus kami kuasai untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mungkin timbul di laut.

“Kami memiliki tekad yang kuat untuk melindungi sumber daya alam di Morowali, serta seluruh wilayah Indonesia. Keamanan laut adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Letkol Ramli Arif.

Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kemampuan personel TNI AL dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di laut, serta memberikan efek deterens bagi para pelaku kejahatan maritim. Ini bukti Komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan maritim dan memberantas berbagai bentuk bentuk kejahatan yang mengancam SDA di wilayah perairan NKRI, Dengan kehadiran TNI AL yang kuat dan profesional, diharapkan wilayah perairan Indonesia semakin aman dan kondusif bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.(Dian)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *