Rilis Akhir Tahun 2025, Polres sukabumi Paparkan Pencapaian Kinerja & Ungkap Sederet Kasus Menonjol

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Kepolisian Resor Sukabumi menutup Tahun 2025 dengan catatan kinerja yang dinilai signifikan. Sepanjang satu tahun terakhir, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terjaga, dibarengi peningkatan pengungkapan berbagai tindak pidana strategis yang berdampak langsung pada keselamatan publik.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, dalam rilis akhir tahun yang digelar Rabu (31/12/2025), menegaskan bahwa tren penegakan hukum menunjukkan arah positif. Salah satu sorotan utama adalah lonjakan pengungkapan kasus narkotika yang meningkat hampir 20 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan kerja keras personel di lapangan sekaligus komitmen kami memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegasnya.

Tak hanya itu, Polres Sukabumi juga mencatat situasi lalu lintas yang relatif tertib. Angka kecelakaan dapat ditekan, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Dalam pemaparan kasus menonjol, Samian menyebut pihaknya berhasil menuntaskan sejumlah perkara besar, mulai dari tindak pidana lingkungan hidup, kejahatan jalanan, hingga kasus korupsi yang telah dinyatakan lengkap (P-21) dan diserahkan ke kejaksaan.

“Kejahatan terhadap anak menjadi perhatian serius. Negara tidak boleh kalah. Anak-anak harus dilindungi sebagai aset masa depan bangsa,” ujarnya.

Polres Sukabumi juga menegaskan sikap tegas terhadap pertambangan tanpa izin (PETI) yang dinilai sebagai salah satu pemicu kerusakan lingkungan dan bencana alam.

Aktivitas ilegal tersebut disebut merusak ekosistem dan memperparah dampak cuaca ekstrem.

“Kerusakan alam bukan persoalan sepele. Jika dibiarkan, risikonya adalah bencana. Karena itu kami tertibkan tanpa kompromi,” kata Samian.

Memasuki puncak libur Tahun Baru 2026, arus kendaraan menuju Sukabumi terpantau landai. Menurunnya kunjungan wisatawan dipengaruhi oleh rentetan bencana alam di sejumlah daerah lain, seperti banjir dan aktivitas gunung api, yang berdampak pada minat perjalanan masyarakat luar daerah.

“Kondisi jalan relatif terkendali, dan okupansi hotel belum penuh,” ungkapnya.

Polres Sukabumi juga mengeluarkan peringatan keras terkait penggunaan kendaraan angkutan barang yang dimodifikasi untuk mengangkut penumpang. Praktik tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa jika terjadi kecelakaan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil risiko fatal. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tandas Samian.

Dalam pengamanan libur akhir tahun, pola pengamanan difokuskan secara teritorial. Wilayah utara diprioritaskan untuk pengaturan arus lalu lintas, sementara personel dengan keahlian SAR dan penyelamatan air disiagakan di kawasan barat dan selatan, khususnya destinasi wisata pantai.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman menikmati liburan. Itu tujuan utama kami,” pungkasnya.

(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *