Tragedi Jetski di Pantai Bupalo Palabuhanratu: Turis Arab Saudi Tewas, Respons Pengelola Jadi Sorotan

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Insiden kecelakaan jetski di kawasan wisata Pantai Bupalo, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berujung duka.

Seorang wisatawan warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif. Peristiwa ini memicu kritik keras publik terhadap sistem keselamatan dan respons pengelola wahana wisata air.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin sore, 5 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Rekaman video sesaat setelah kejadian beredar luas di media sosial dan memperlihatkan kepanikan pengunjung pantai saat mengevakuasi korban dari laut ke daratan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, wahana jetski yang ditumpangi korban awalnya hanya mendapat pendampingan singkat dari pihak pengelola sebelum diarahkan melaju ke tengah laut. Saat hendak kembali ke garis pantai, jetski diduga tetap dipaksa melintas di area ombak tinggi.

Gelombang besar yang datang tiba-tiba menghantam jetski hingga terbalik. Dua orang di atasnya—seorang pria WNA sebagai pengendara dan seorang perempuan sebagai penumpang—terlempar dan terlihat mengapung tanpa gerak di laut.

Musyafa Kausar (24), salah seorang saksi di lokasi, menyebut benturan terjadi sangat keras. Menurutnya, kepala korban pria menghantam badan jetski hingga mengalami luka serius.

Ia mengaku berteriak meminta bantuan, namun tidak melihat adanya tindakan cepat dari pengelola pada detik-detik awal kejadian.

“Kondisinya sudah mengapung dan tidak sadar. Saat itu belum ada pertolongan cepat,” ujar Musyafa.

Meski kedua korban mengenakan pelampung, kuatnya ombak serta keterlambatan evakuasi diduga memperparah keadaan.

Dua petugas pengelola memang terlihat berada di area pantai dengan perlengkapan keselamatan, namun dinilai lamban menjangkau korban.

Evakuasi baru berjalan efektif setelah ambulans milik relawan kemanusiaan yang kebetulan berada di sekitar pantai turun tangan. Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawa korban pria tidak tertolong. Pantauan di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Palabuhanratu menunjukkan jasad korban telah terbujur kaku dengan luka berat di bagian wajah yang diduga akibat benturan keras saat kecelakaan.

Identitas korban terkonfirmasi sebagai warga negara Arab Saudi setelah keterangan diberikan oleh Dedi, sopir rombongan wisata.

Ia menjelaskan rombongan datang dari kawasan Puncak, Bogor, untuk berlibur ke Palabuhanratu. Korban meninggal disebut sebagai majikannya, sementara korban perempuan merupakan asisten rumah tangga yang bekerja padanya.

Sementara itu, korban perempuan hingga kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dialaminya.

Pihak kepolisian melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Sukabumi membenarkan adanya korban meninggal dunia.

Aparat telah mendatangi lokasi kejadian dan rumah sakit untuk mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami penyebab kecelakaan. (Nanan Apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *