WH.Namlea – 21 Januari 2026
Namlea warta hukum com-angin kencang di bandara namliwel desa sawa, menjadi saksi bisu mendaratnya rombongan elit kepolisian daerah Maluku pada Selasa (20/01). Bukan kunjungan biasa, Kapolda Maluku, Irjen pol prof. Dr Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.SI., memimpin langsung “pasukan”pejabat utamanya untuk membedah situasi keamanan di wilayah hukum polres buru.
Kunjungan ini menegaskan komitmen sang jenderal bergelar profesor tersebut dalam memastikan stabilitas di wilayah berjuluk bumi bupolo.
Penyambutan hangat di gerbang Namlea tepat pukul 12.00 WIT, ketegangan formalitas mencair saat Kapolda dan ketua Bhayangkara daerah Maluku, Ny. Fitri Dadang Hartono, disambut dengan tarian adat yang ritmis dan penyematan kain lestari.
Tradisi ini bukan sekedar seremoni, melainkan simbol penerimaan tulus masyarakat terhadap pemegang tongkat komando tertinggi polri di Maluku tersebut.
Di barisan penjemput, tampak sinergi kuat antara Kapolres Buru AKBP Sulastri sukidjang, bersama jajaran forkopimda mulai dari wakil bupati hingga ketua DPRD, menunjukkan bahwa keamanan buruk adalah kerja kolaborasi, bukan sekedar tugas sektoral.
Setibanya di Mako polres buru. Disiplin tinggi terpancar dari laporan situasi Kamtibmas yang lugas dan jajar hormat personil samapta. Namun dibalik ketegasan tersebut, Irjen Dadang menunjukkan sisi humanisnya.
Sebelum memulai agenda strategis, sang jenderal menyempatkan diri bersujud di masjid Ar-ri’aayah untuk menunaikan ibadah salat dzuhur sebuah potret pemimpin yang tetap membumi di tengah tugas negara yang berat.
Aksi nyata: 500 paket sembako untuk rakyat puncak ketajaman kunjungan ini bukan pada retorika, melainkan pada aksi sosial yang menyentuh akar rumput. Di tengah tantangan ekonomi.
Kapolda Maluku bersama Ny Fitri Dadang Hartanto menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 500 warga.
Penerimaannya dipilih dengan silet presisi: mereka yang benar-benar membutuhkan_para warakawuri, janda, anak yatim, hingga masyarakat pra sejahtera dari 10 kecamatan dan 82 desa di pelosok buru.
“Ini bukan sekedar pemberian, tapi pesan bahwa polri hadir di tengah kesulitan rakyat,”ungkap salah satu sumber di lokasi.
Kunjungan ini penting.? Hadirnya “gerbong”lengkap mulai dari irwasda, Karo SDM, Dansat Brimob, hingga Dir krimsus dan Dir narkoba memberikan sinyal kuat bahwa Polda Maluku tidak main-main dalam melakukan supervisi. Kehadiran para petinggi reserse dan operasional dan penguatan personil di wilayah polres buru.
Kunjungan kerja ini bukan hanya soal tatap muka, melainkan sebuah pernyataan sikap: Negara hadir, Polri siaga, dan masyarakat Buru terlindungi.!! (WH)
By D Lukman…
Editor : Ida











